Ahli Ingatkan Orang Tua Kurangi Sikap Overprotektif pada Anak Usia 1-2 Tahun

- Kamis, 12 Februari 2026 | 17:00 WIB
Ahli Ingatkan Orang Tua Kurangi Sikap Overprotektif pada Anak Usia 1-2 Tahun

Lalu, bagaimana peran orang tua? Menemani, bukan melarang. "Memanjat boleh, belajar naik tangga boleh, tetapi orang tua tetap menemani di belakang, menjaga, bukan terus melarang," ujar Prof. Rini.

Jangan Batasi Anak

Nah, ini poin penting. Coba ingat-ingat, berapa kali dalam sehari kita mengucapkan kata "jangan" kepada anak? Prof. Rini mengimbau agar orang tua meminimalkan larangan. Rasa was-was itu manusiawi, tapi jangan sampai berlebihan hingga membatasi ruang gerak mereka.

"Boleh hati-hati, tetapi jangan terlalu banyak melarang. Pengasuhan yang alamiah itu justru mengikuti anak, bukan mengekang," katanya.

Pola asuh yang penuh larangan, menurutnya, justru bisa menghambat proses belajar alami si kecil. Padahal, eksplorasi itu bisa dilakukan di mana saja, dalam pengawasan yang wajar. Ruang keluarga, halaman, taman semua bisa jadi arena belajar.

Prof. Rini menutup dengan pesan yang sederhana namun mendalam. "Dulu anak-anak bisa tumbuh baik karena diasuh secara natural. Sekarang jangan terlalu takut kotor atau takut jatuh, tetapi tetap aman."

Intinya, beri mereka ruang. Awasi, tapi jangan mencengkram. Biarkan mereka belajar dari dunia, sedikit demi sedikit.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar