Rabu siang (11/2/2026) di Istana Merdeka, suasana cukup sibuk. Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas dengan para menteri kabinetnya. Agenda utamanya? Mendengar laporan terkini soal kondisi perekonomian negara.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto yang mendapat giliran pertama menyampaikan sejumlah data. Wajahnya tampak optimis. Menurut laporannya, pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal keempat mencapai 5,39 persen. Angka yang cukup mentereng, bahkan disebut-sebut sebagai yang tertinggi di antara negara-negara G20.
ujar Airlangga di hadapan Presiden dan jajaran menteri lainnya.
Dari lapangan, sektor riil ternyata masih bergerak. Indeks manufaktur bertengger di angka 52,6, artinya masih di zona ekspansi. Yang menarik, masyarakat juga terlihat makin percaya diri. Indeks keyakinan konsumen pada Januari naik jadi 127, mengalahkan pencapaian bulan Desember.
tambahnya lagi, merinci data.
Artikel Terkait
Kasus Campak Anjlok 93%, Kemenkes Wajibkan Vaksinasi untuk Dokter Internsip
TAUD Pertanyakan Pelimpahan Kasus Penyekapan Andrie Yunus ke Puspom TNI
ASN Tangerang Selatan Laporkan Atasan ke Polisi Diduga Aniaya Terkait Utang
Pemerintah Pastikan Sekolah Tetap Tatap Muka Penuh Meski Ada Kebijakan Penghematan Energi