Pelatih Bulgaria Puji Kecepatan Herdman Bentuk Timnas Indonesia

- Rabu, 01 April 2026 | 02:30 WIB
Pelatih Bulgaria Puji Kecepatan Herdman Bentuk Timnas Indonesia

Jakarta - Usai pertandingan final FIFA Series yang ketat, pelatih Bulgaria Aleksandar Dimitrov justru banyak berbicara tentang lawannya. Di depan awak media di Stadion Gelora Bung Karno, ia tak segan memberikan pujian tinggi untuk kerja John Herdman dengan Timnas Indonesia.

Menurut Dimitrov, yang paling mencolok adalah kecepatan Herdman membentuk tim. Waktu persiapan yang terbatas sama sekali tak terlihat. "Pelatih Anda telah menerapkan gaya yang sangat baik dengan cepat, terutama dalam membangun serangan. Kami sempat mengalami kesulitan di sana," ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Pujian itu punya alasan kuat. Bulgaria harus berjuang mati-matian menghadapi tekanan Indonesia, dan hanya menang 1-0 lewat eksekusi penalti Marin Petkov. Performa garang Garuda itulah yang membuat Dimitrov yakin masa depan tim ini cerah.

Ia bahkan tak sungkan mengucapkan doa.

"Saya pikir kalian memiliki tim yang sangat baik dengan masa depan yang cerah. Saya mendoakan yang terbaik untuk Piala Asia dan kualifikasi Piala Dunia," katanya.

Di sisi lain, Dimitrov tak cuma memuji sang arsitek. Kualitas pemain Indonesia juga jadi perhatiannya. Bagaimana tidak? Banyak nama di skuad Garuda yang kini menghuni kompetisi elite Eropa.

Ia menyebut beberapa nama seperti Jay Idzes dan Emil Audero di Italia, Kevin Diks di Jerman, lalu ada Maarten Paes di Belanda serta Calvin Verdonk yang bermain di Prancis. "Kami mengenal pemain Indonesia dengan sangat baik karena mereka bermain di liga-liga top Eropa," jelas Dimitrov.

Ia lalu membuat perbandingan yang cukup menggembirakan. "Tim ini sangat serius dan sangat bagus. Saya bisa membandingkannya dengan tim tingkat menengah di Eropa."

Pertemuan ini seolah membangkitkan kenangan. Dimitrov sempat ditanya soal kemungkinan kembali berkarier di Indonesia, mengingat ia pernah melatih Persib Bandung dulu. Jawabannya diplomatis, namun terasa hangat.

"Saat ini seluruh energi dan pikiran saya untuk timnas Bulgaria," ucapnya. "Cepat atau lambat masa tugas saya akan berakhir, dan setelah itu baru saya bisa memikirkan Indonesia atau tempat lain."

Sebuah penutup yang meninggalkan kesan mendalam, setelah satu malam di mana kekalahan justru diiringi pujian yang tulus dari sang lawan.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini