MURIANETWORK.COM - Polda Metro Jaya berhasil membongkar jaringan pencurian kabel grounding yang menyasar setidaknya 40 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Tujuh orang pelaku yang diduga telah beraksi selama tiga bulan berhasil diamankan. Kasus ini mengungkap risiko serius terhadap keselamatan publik akibat hilangnya komponen vital sistem kelistrikan di fasilitas publik yang rawan bahaya tersebut.
Modus dan Bahaya yang Mengintai
Komplotan ini secara sistematis mencuri kabel grounding atau penangkal petir yang terpasang di puluhan SPBU, termasuk beberapa gerai milik Shell. Meski terlihat sebagai kejahatan biasa, tindakan ini menyimpan ancaman besar. Kabel grounding berfungsi sebagai pengaman utama dalam instalasi listrik, dan pencabutannya dapat menciptakan kondisi yang sangat berbahaya.
“Jika kabel grounding tidak ada atau dicuri, dapat menimbulkan sengatan listrik pada casing logam, sistem proteksi gagal berfungsi, kerusakan alat elektronik, hingga risiko kebakaran akibat korsleting,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.
Pengungkapan dan Peran Para Tersangka
Pengungkapan kasus berawal dari sejumlah laporan kehilangan dari manajemen SPBU. Penyidik kemudian melakukan penyelidikan mendalam yang pada tahap awal berhasil meringkus dua pelaku berinisial W dan ANMS. Pengembangan dari penangkapan itu membuahkan hasil dengan diamannya lima tersangka lainnya yang ternyata merupakan satu jaringan terorganisir.
“Dari dua pelaku tersebut, kami melakukan pengembangan dan berhasil menangkap lima pelaku lainnya yang merupakan satu jaringan,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin.
Dari hasil pemeriksaan, peran masing-masing tersangka mulai terpetakan. W (24) diduga sebagai eksekutor sekaligus otak, didampingi U (30) yang juga berperan serupa. ANMS (18) dan MR (21) bertugas sebagai pemantau situasi, sementara MAH (22), R (26), dan JA (37) berperan sebagai joki kendaraan yang juga terlibat langsung dalam aksi pencurian.
Artikel Terkait
Mendagri Zulkifli Hasan Pantau Harga Cabai Rawit Merah Capai Rp100 Ribu per Kg
KAI Tambahkan Pemberhentian di Jatinegara Antisipasi Macet Monas
Korlantas Siapkan Skenario One Way Tahap Ketiga Antisipasi Puncak Arus Balik
KPK Imbau Kepala Daerah Evaluasi Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik