"Tren emas sedang naik sangat tinggi, sehingga BCA Syariah perlu melakukan eksplorasi lebih dalam terhadap bisnis emas, termasuk membantu masyarakat melalui pembiayaan," jelas Arief dalam Podcast Mini Studio BCA Expoversary di ICE BSD Tangerang, Banten.
Diversifikasi Akses dan Kemitraan
Di luar faktor harga, pertumbuhan bisnis ini juga didukung oleh upaya bank dalam memperluas akses bagi nasabah. Arief Mediadianto memaparkan bahwa transformasi digital menjadi kunci. Kini, proses pengajuan pembiayaan emas tidak lagi mengharuskan nasabah datang ke kantor cabang, melainkan dapat dilakukan sepenuhnya melalui aplikasi mobile banking BSya by BCA Syariah.
Strategi lainnya adalah dengan memperbanyak jaringan kemitraan. BCA Syariah secara aktif menjalin kerja sama dengan beragam vendor emas terpercaya. Langkah ini bertujuan memberikan fleksibilitas dan pilihan yang lebih luas kepada calon pembeli.
"Kalau pilihannya terbatas tentu kurang optimal. Melalui BCA Syariah, kami ingin memberikan lebih banyak alternatif bagi masyarakat yang ingin bertransaksi emas," tuturnya.
Dengan kombinasi antara kondisi pasar yang kondusif dan inovasi layanan dari institusi keuangan, minat masyarakat terhadap investasi emas yang didukung pembiayaan syariah diprediksi akan tetap terjaga dalam beberapa waktu ke depan.
Artikel Terkait
Ekonom: Liburan Beruntun dan Stimulus Pacu Target Pertumbuhan 5,5% di Kuartal I-2026
Kementerian Kebudayaan Terapkan WFH dan Efisiensi Energi Respons Krisis Global
Menteri ESDM Imbau Masyarakat Tenang, Stok BBM Nasional Masih Aman
Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Mudik Lebaran 2026 Laris, Okupansi Lampaui 100%