Prestasi ini bukan sekadar kekalahan terhormat, melainkan bukti nyata kemajuan pesat futsal Indonesia. Mereka berhasil mengusik dominasi Iran, yang sebelumnya telah 13 kali menjuarai turnamen ini. Sejarah mencatat, hanya Iran dan Jepang yang pernah menjadi juara Piala Asia Futsal, membuat pencapaian tim Merah Putih ini terasa lebih istimewa.
Apresiasi untuk Perjalanan Luar Biasa
Di balik sorotan atas permainan final, Hector Souto tak lupa memberikan penghargaan tertinggi kepada seluruh skuad. Ia menekankan bahwa pencapaian ini adalah buah dari kerja keras bertahun-tahun, sebuah proses panjang yang dibangun bersama.
"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada para pemain kami. Karena mereka telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Mereka telah bekerja sangat keras sejak lama bersama saya, beberapa dari mereka selama bertahun-tahun, beberapa dari mereka baru satu setengah tahun," jelas Souto.
"Dan apa yang telah kita capai dalam waktu ini sungguh luar biasa. Bahkan bagi mereka," tegasnya.
Pelatih asal Spanyol itu mengakui, mungkin timnya sendiri awalnya tidak menyangka bisa memberikan perlawanan sehebat itu kepada Iran. Namun, kemampuan untuk sempat unggul berkali-kali dan bertahan hingga babak penalti menunjukkan mentalitas dan kualitas permainan yang telah berkembang pesat. Bagi Souto, itulah bentuk perlawanan terbaik yang bisa mereka berikan.
Artikel Terkait
Rodri Buka Peluang Gabung Real Madrid Meski Berdarah Atlético
Produksi Musim Kedua A Knight of The Seven Kingdoms Ditargetkan Rampung Bulan Depan
PM Anwar Ibrahim Bertemu Prabowo, Sejumlah Jalan di Jakarta Ditutup Sementara
Ekonom Perkirakan The Fed Pertahankan Suku Bunga Sampai September