Fokus pada Sektor Strategis dan Fasilitasi Investasi
Selain pertemuan bilateral, para delegasi turut berpartisipasi dalam Indonesia Economic Summit 2025 yang digelar Indonesia Business Council (IBC). Mereka juga menghadiri peluncuran Indonesia-Australia Business Roundtable. Dalam pertemuan dengan IBC dan Kamar Dagang Indonesia (KADIN), pembahasan difokuskan pada bagaimana tinjauan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA) dapat mendorong investasi lebih lanjut, khususnya di sektor-sektor prioritas seperti ekonomi hijau, digital, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur perkotaan.
Misi ini sekaligus menjadi momentum peluncuran edisi kedua panduan investasi "Invested: Indonesia to 2040 – Opportunities and Pathways for Australian Investors". Publikasi yang dikembangkan bersama IBC ini menyajikan analisis sektoral, studi kasus, serta informasi mengenai platform pemerintah Australia yang dirancang untuk mempermudah dan membuat investasi di Indonesia lebih terjangkau.
Dukungan Infrastruktur untuk Investor
Untuk mendukung realisasi komitmen ini, pemerintah Australia telah membentuk Pusat Investment Deal Teams yang bermarkas di Jakarta, Singapura, dan Ho Chi Minh City. Didukung oleh jaringan perwakilan di seluruh Asia Tenggara, tim ini berfungsi menjembatani kepentingan bisnis dengan peluang di lapangan. Mereka bekerja sama dengan pemerintah setempat dan pelaku industri untuk mengidentifikasi serta memfasilitasi proyek-proyek investasi yang potensial bagi investor Australia. Inisiatif strategis ini memadukan sumber daya dari Australian Trade and Investment Commission (Austrade), Export Finance Australia, dan Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia.
Kehadiran misi ini, dilengkapi dengan panduan investasi yang komprehensif dan dukungan infrastruktur yang nyata, menunjukkan pendekatan Australia yang serius dan terstruktur dalam membangun kemitraan ekonomi jangka panjang dengan Indonesia. Kedua negara tampaknya terus berupaya mentransformasi hubungan diplomatik yang baik menjadi kerja sama ekonomi yang lebih konkret dan saling menguntungkan.
Artikel Terkait
Produksi Grasberg Block Cave Freeport Diprediksi Normal dalam 2-3 Minggu
Lebaran 2026: 2 Juta Kendaraan Sudah Keluar Jabotabek, Trans Jawa Jadi Primadona
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Kecuali untuk Kapal Musuh
Sampah dan Hujan Deras Picu Banjir di Tol Jagorawi Saat Arus Mudik