Tanggal 22 Maret ternyata menyimpan catatan peristiwa yang cukup beragam, dari yang penuh kemegahan hingga yang mencemaskan. Di Bangkok, misalnya, sebuah upacara besar digelar pada tahun 1784 untuk memindahkan arca Buddha Zamrud ke Wat Phra Kaew. Patung yang dianggap sangat suci ini, meski namanya "zamrud", sebenarnya diukir dari batu giok hijau. Kini, arca setinggi sekitar 45 sentimeter dengan busana emas itu menjadi pusat perhatian di kompleks Istana Kerajaan Thailand.
Berpindah ke era modern, tepatnya tahun 1982, dunia antariksa mencatat momen penting. Dari Kennedy Space Center, pesawat ulang-alik Columbia meluncur dalam misi STS-3. Yang membuatnya istimewa, pesawat ini bisa digunakan kembali. Columbia dirancang untuk mengangkut awak dan muatan ke orbit Bumi, lalu kembali dengan mendarat perlahan layaknya pesawat terbang biasa.
Namun begitu, tidak semua peristiwa di hari yang sama bersifat membanggakan. Di Alaska, Gunung Redoubt menunjukkan amuknya pada 2009. Gunung ini sudah menunjukkan gelagatnya sejak Januari, dan akhirnya benar-benar meletus menjelang tengah malam waktu setempat. Karena perbedaan zona waktu, di Indonesia kejadian ini tercatat pada tanggal 23 Maret. Letusannya tentu saja mengganggu lalu lintas udara dan menimbulkan kekhawatiran.
Di sisi lain, dunia politik juga punya catatan. Jauh sebelum letusan Redoubt, tepatnya pada 22 Maret 1945, tujuh negara sepakat mendirikan Liga Arab. Tujuannya untuk mempererat kerja sama, mulai dari urusan ekonomi hingga sosial budaya antaranggota. Hingga kini, markas besar organisasi regional tersebut tetap berada di Kairo, Mesir.
Jadi, itulah sekelumit kilas balik untuk tanggal 22 Maret. Mulai dari pemindahan artefak suci, peluncuran teknologi antariksa, fenomena alam yang dahsyat, hingga pembentukan aliansi politik. Setiap peristiwa meninggalkan jejaknya sendiri dalam lembaran sejarah.
Artikel Terkait
Dortmund Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol untuk Kalahkan Hamburg
AC Milan Tundukkan Torino 3-2 dalam Laga Sengit di San Siro
Tiga Anak di Jombang Terluka Parah Akibat Petasan Rakitan, Satu Harus Diamputasi
Derby Rhein Berakhir 3-3, Köln Bertahan dengan 10 Pemain