Reno Syahputra Dewo, Korban Hilang Demo Kwitang, Ditemukan Meninggal di Gedung ACC
Keluarga Reno Syahputra Dewo di Kampung Malang Utara, Surabaya, berduka setelah pemuda 25 tahun itu teridentifikasi sebagai salah satu korban dalam tragedi Gedung ACC Kwitang, Jakarta Pusat. Reno sebelumnya dilaporkan hilang sejak akhir Agustus 2025.
Paman korban, Jemmy Yunianto, mengungkapkan komunikasi terakhir Reno adalah meminta transfer uang sebesar Rp50 ribu untuk biaya makan pada tanggal 29 Agustus. Setelah itu, Reno tidak pernah kembali ke tempat tinggal keponakannya di Jakarta.
Keluarga mulai melaporkan kehilangan setelah Reno tidak pulang selama dua hari. Laporan resmi kemudian diajukan ke kepolisian di wilayah Jatinegara atau Jakarta Pusat.
Proses identifikasi dimulai ketika tim teknis Gedung ACC menemukan dua kerangka manusia yang hangus terbakar selama pemeriksaan konstruksi pada 30 Oktober 2025. Keluarga kemudian dihubungi untuk melakukan tes DNA guna memastikan identitas jenazah.
Meski berat menerima kenyataan, keluarga mempercayai hasil pemeriksaan resmi kepolisian. Reno tercatat sebagai salah satu dari dua orang yang hilang usai demonstrasi ricuh di kawasan Kwitang pada 29 Agustus 2025.
Di rumah duka Surabaya, keluarga dan kerabat terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus mengenang kisah terakhir Reno yang hanya meminta uang makan sebelum kepergiannya yang tragis.
Artikel Terkait
Persija Jakarta Rekrut Kiper Muda Cyrus Margono untuk Perkuat Lini Belakang
BGN Siapkan Empat Skema Penyesuaian Makan Bergizi Gratis Selama Ramadan
Pemprov DKI Gelar Kerja Bakti Massal Gerakan Jaga Jakarta Bersih Serentak
Ivar Jenner Ungkap Kesan Positif Usai Gabung Dewa United