MURIANETWORK.COM - Tiga warga Kabupaten Kendal mengalami musibah saat melakukan arung jeram di Sungai Bodri, Sabtu (7/2) sore. Ban karet yang mereka tumpangi terbalik, menyebabkan ketiganya hanyut. Dua orang berhasil selamat dengan kondisi lemas, sementara satu orang lainnya, Muhammad Effendi (36), masih hilang dan dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Kronologi Musibah di Sungai Bodri
Insiden yang memilukan itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Arus sungai yang deras diduga menyebabkan ban karet yang ditumpangi korban terbalik, sehingga mereka terlempar ke air. Kejadian ini langsung disaksikan oleh warga sekitar yang kemudian sigap memberikan pertolongan pertama.
Kasi Kedaruratan BPBD Kendal, Iwan Sulistyo, membenarkan laporan tersebut. "Benar, sore tadi sekitar pukul 16.30 WIB kami menerima laporan kejadian tiga orang tenggelam di Sungai Bodri. Ketiga korban merupakan warga Kecamatan Cepiring," ujarnya.
Dua Korban Selamat Dievakuasi
Dua dari tiga korban berhasil menyelamatkan diri dengan berjuang melawan arus. Satu orang berhasil mencapai pinggiran sungai, sementara yang lain terdampar di sebuah pulau kecil di tengah aliran. Keduanya ditemukan dalam keadaan lemas dan syok.
Artikel Terkait
Pengguna QRIS di Kaltim Tembus 859 Ribu, Transaksi Digital dan Uang Tunai Tumbuh Beriringan
Ambulans di RSUD Kudus Tak Dikenai Tarif Parkir Rp80 Ribu, Hanya Salah Paham
Sirkulasi Uang Tunai Tembus Rp1.370 Triliun Saat Mudik Lebaran 2026
PBB Usulkan Rencana Rp1,5 Triliun untuk Atasi Krisis Bahan Bakar di Kuba