Seorang perempuan muda berusia 20 tahun tewas mengenaskan setelah terlindas truk gandeng di Jalan Raya Taman, tepat di depan kawasan Borvita, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Jumat (22/5/2026) siang. Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB itu bermula ketika korban yang diketahui berinisial FA, warga Desa Kletek, Kecamatan Taman, tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi W 5938 OB dari arah timur menuju barat.
Sesampainya di lokasi kejadian, korban diduga bermaksud mendahului truk gandeng bernomor polisi L 9127 UB yang dikemudikan oleh Eko Riwayanto (53), seorang warga Mojokerto. Namun, nahas, saat proses menyalip berlangsung, motor korban diduga terserempet oleh sebuah mobil Toyota Agya berwarna hitam. Hingga saat ini, identitas pengemudi maupun nomor polisi mobil tersebut masih belum diketahui karena kendaraan itu langsung meninggalkan lokasi kejadian.
Akibat senggolan tersebut, korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke sisi kiri jalan. Tubuhnya kemudian masuk ke kolong truk gandeng dan terlindas ban belakang sebelah kanan kendaraan berat itu. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) dengan kondisi yang sangat mengenaskan.
Petugas dari Unit Lantas Polsek Taman yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSU Anwar Medika untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Taman, AKP Kanisius Franata, mengungkapkan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif terkait kecelakaan tersebut. Salah satu fokus utama adalah memburu pengemudi mobil Toyota Agya hitam yang diduga turut terlibat dalam insiden maut ini.
“Petugas telah mengamankan barang bukti, meminta keterangan sejumlah saksi, dan melakukan penyelidikan lanjutan terkait kendaraan yang diduga melarikan diri setelah kejadian,” ujarnya.
Saat ini, polisi terus menelusuri identitas pengemudi mobil Toyota Agya hitam yang diduga kabur usai insiden tersebut terjadi. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap kronologi lengkap dan memastikan pertanggungjawaban hukum bagi semua pihak yang terlibat.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Panen Raya Udang di Kebumen, Sebut Potensi Ekonomi Tambak Modern Sangat Besar
Mantan Kepala Bulog Bulukumba Kembalikan Rp1,41 Miliar Uang Korupsi Beras SPHP
Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bajoe Diprediksi Puncak 26 Mei, ASDP Siapkan Ekstra Trip
Ayah Tiri di Surabaya Tersangka Kekerasan Seksual pada Anak Kembar, Salah Satu Korban Hamil