MURIANETWORK.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar kerja bakti massal bertajuk Gerakan Jaga Jakarta Bersih secara serentak di seluruh wilayah Ibu Kota pada Minggu (8 Februari 2026). Kegiatan yang melibatkan ribuan aparatur sipil negara dan warga masyarakat ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan bebas dari ancaman banjir, sekaligus menguatkan semangat gotong royong.
Lebih dari Sekadar Estetika
Gerakan yang diawali dengan apel pagi pukul 07.00 WIB ini bukan sekadar aksi bersih-bersih biasa. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menekankan bahwa tujuan utamanya menyentuh aspek fundamental kehidupan warga. Menurutnya, lingkungan yang terawat adalah fondasi bagi kesehatan, keselamatan, dan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh penghuni kota.
"Jakarta yang bersih bukan hanya soal estetika, tapi juga tentang kesehatan, keselamatan dan kualitas hidup warganya. Melalui Gerakan Jaga Jakarta Bersih, kami ingin membangun kesadaran bersama merawat lingkungan adalah kerja kolektif antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Pramono sehari sebelum pelaksanaan, Sabtu (7/2/2026).
Pramono menegaskan bahwa tanggung jawab untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan merupakan kewajiban bersama. Ia mengajak setiap warga untuk memulai dari lingkungan terdekat mereka masing-masing.
Artikel Terkait
Mendagri Zulkifli Hasan Pantau Harga Cabai Rawit Merah Capai Rp100 Ribu per Kg
KAI Tambahkan Pemberhentian di Jatinegara Antisipasi Macet Monas
Korlantas Siapkan Skenario One Way Tahap Ketiga Antisipasi Puncak Arus Balik
KPK Imbau Kepala Daerah Evaluasi Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik