Kebakaran Hebat di Kemayoran Hanguskan 250 Rumah, 620 Jiwa Mengungsi

- Selasa, 02 Juni 2026 | 07:15 WIB
Kebakaran Hebat di Kemayoran Hanguskan 250 Rumah, 620 Jiwa Mengungsi

Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, menghanguskan sedikitnya 250 unit rumah warga. Peristiwa yang berlangsung pada Senin malam hingga Selasa dini hari itu memaksa ratusan keluarga mengungsi ke tempat penampungan sementara.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, sebanyak 330 kepala keluarga atau sekitar 620 jiwa tercatat sebagai korban terdampak langsung. “Jumlah terdampak, 250 rumah, 330 KK/620 jiwa,” demikian tertulis dalam keterangan resmi BPBD yang dirilis pada Selasa, 2 Juni 2026.

Proses pemadaman api berlangsung selama kurang lebih tujuh jam. Petugas pemadam kebakaran menerima laporan awal pada pukul 20.55 WIB, Senin (1/6), dan langsung mengerahkan armada ke lokasi. Operasi pemadaman dimulai pada pukul 21.05 WIB dan baru dinyatakan selesai pada pukul 04.15 WIB keesokan harinya. “Situasi/status kebakaran: pemadaman selesai,” tulis command center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta. Sebanyak 35 unit mobil pemadam dan 175 personel dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Tim investigasi masih melakukan pendalaman di lapangan untuk mengungkap asal mula api. Demikian pula dengan data korban jiwa, belum ada laporan final yang dirilis oleh otoritas terkait.

Di tengah situasi darurat itu, pemerintah segera menyiapkan titik pengungsian bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Lokasi penampungan sementara dipusatkan di Lapangan Jusuf Hamka, Jalan Benyamin Suaeb, yang digunakan untuk pendataan dan koordinasi bantuan. Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA, menyatakan bahwa fasilitas pengungsian telah disiapkan dengan dukungan berbagai pihak.

“Tempat pengungsian sementara disiapkan agar warga tidak berkumpul di jalan dan bisa beristirahat, beserta dengan logistik yang disiapkan BPBD bekerja sama dengan Dinas Sosial, PMI, dan Baznas,” ujar Safrizal.

BPBD DKI Jakarta telah mendistribusikan bantuan awal berupa 16 lembar matras atau kasur, 10 lembar terpal, dan 500 lembar selimut untuk meringankan beban para pengungsi. Sementara itu, Dinas Sosial DKI Jakarta menyiagakan tiga tenda darurat, dan sejumlah mobil logistik dari Palang Merah Indonesia (PMI) serta BPBD telah tiba di lokasi. Saat ini, petugas masih melakukan pendataan warga terdampak yang tersebar di dua rukun warga, yakni RW 04 yang meliputi lima rukun tetangga (RT 12, 13, 14, 15, dan 16) serta RW 05 yang mencakup tiga RT (RT 01, 02, dan 03).

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar