Di ruang rapat Komisi III DPR RI, Senayan, Selasa lalu, ada kabar yang cukup mengejutkan. Ivan Yustiavandana, sang Kepala PPATK, menyampaikan bahwa Indonesia berhasil mencatat sejarah baru. Apa itu? Untuk pertama kalinya, transaksi judi online berhasil ditekan sepanjang tahun 2025.
Ivan mengungkapkannya dalam Rapat Kerja bersama para wakil rakyat. Sayangnya, dia tak merinci berapa persisnya angka penurunan itu. Namun klaimnya cukup tegas.
Begitu pernyataannya.
Di sisi lain, justru ada lonjakan lain yang cukup signifikan. Volume laporan yang diterima PPATK malah melonjak. Sepanjang 2025, mereka kebanjiran 43 juta laporan dari berbagai pelapor. Angka ini naik sekitar 22,5% dibanding tahun sebelumnya yang 'hanya' 35,6 juta.
Artikel Terkait
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Bebas dari Virus Nipah
Mimpi Whoosh ke Surabaya Masih Hidup, Tapi Terhalang Utang
Delegasi AS Serbu Jakarta, Incar Pasar Agribisnis Indonesia
MilkLife Soccer Challenge Bandung Pecahkan Rekor, Timo: Ceweknya Juga Gila Bola!