“Percaya sama saya, nobody is going to help us. Karena itu, dari awal Bung Karno mengatakan kita harus berdiri di atas kaki kita sendiri. Panglima Besar kita yang pertama, Panglima Besar Soedirman, kita harus percaya pada kekuatan kita sendiri,” lanjutnya, mengutip dua tokoh besar bangsa.
Dia punya pandangan sendiri tentang realitas geopolitik hari ini. Menurut Prabowo, dunia masih berjalan dengan hukum rimba lama. Yang kuat berkuasa, yang lemah hanya bisa pasrah. Itu kenyataan pahit yang terlihat di berbagai belahan dunia.
“Jadi saudara-saudara, tugas saya sebagai Presiden, sebagai pemegang kepercayaan rakyat, saya harus menjaga bangsa ini, saya harus menjaga rakyat ini,” paparnya menegaskan.
Pesan utamanya jelas. Di tengah pusaran kekuatan global yang saling tarik-menarik, satu-satunya sandaran yang pasti adalah kemampuan bangsa sendiri. Tidak ada yang lain.
Artikel Terkait
Ironi Bencana: Banjir di Sumatera Justru Tekan Harga, Deflasi Terdalam di Sumbar
Prabowo Ungkap Keresahan Dunia di Davos: Perang Dunia Ketiga Bisa Pecah
Prabowo Ambil Alih: 34 Proyek Pengolah Sampah Jadi Listrik Dikebut dalam Dua Tahun
Nasib Petani Tertekan, Nelayan Tersenyum di Awal 2026