Udine, dini hari nanti, Stadion Bluenergy bakal jadi saksi. AS Roma datang bertamu ke markas Udinese dalam lanjutan Serie A. Kalau lihat catatan pertemuan, Roma jelas punya angin.
Julukan Tim Serigala Ibu Kota itu bukan sekadar hiasan. Dalam beberapa tahun terakhir, Udinese kerap jadi mangsa empuk mereka. Buktinya, November lalu di Olimpico, Roma menang telak 2-0. Itu sudah kemenangan keenam beruntun mereka atas Udinese, dan yang menarik, dalam setiap kemenangan itu Roma selalu cetak minimal dua gol. Sungguh statistik yang berbicara.
Nah, kalau kita tilik catatan tandang, dominasi Roma makin kentara. Dari 13 kunjungan terakhir ke Udine, sembilan di antaranya berakhir dengan kemenangan untuk Roma. Hanya dua kekalahan. Angka-angka itu pasti bikin tuan rumah ciut hati jelang duel Selasa dini hari nanti.
Roma sendiri datang dengan modal lumayan. Mereka baru saja amankan tiket babak 16 besar Liga Europa, meski cuma imbang 1-1 lawan Panathinaikos. Tapi, itu sudah hasil seri kedua berturut-turut. Sebelumnya, mereka juga berbagi angka dengan AC Milan di Serie A.
Menurut banyak pengamat, Roma sebenarnya layak menang lawan Milan. Kini, di bawah kendali Gian Piero Gasperini, mereka pasti ingin menebusnya. Targetnya jelas: meraih poin penuh agar bisa tetap mengintip posisi empat besar.
Di klasemen sementara, Roma nangkring di peringkat lima dengan 43 poin. Mereka cuma terpaut tiga angka dari Napoli di posisi ketiga. Perburuan ketat untuk zona Liga Champions masih sangat terbuka.
Gasperini sendiri tampak penuh keyakinan. “Kami sudah mencetak gol dengan cukup teratur belakangan ini,” ujarnya kepada Sky Sport Italia.
“Peluang-peluang juga banyak kami ciptakan. Tinggal menyempurnakan akhirnya saja,” tambahnya.
Di sisi lain, Udinese yang sedang berada di papan tengah klasemen punya secercah optimisme. Kemenangan 3-1 atas Verona di laga sebelumnya memberi mereka suntikan semangat. Mungkin, inilah saatnya mengakhiri kutukan buruk melawan sang tamu.
Artikel Terkait
Mauro Zijlstra Pilih Macan Kemayoran, Rencana Bojan Hodak Jadi Penentu
Liverpool Amankan Jeremy Jacquet, Bek Muda Prancis yang Dikejar Chelsea
Flare Nyasar Lukai Kiper Audero, Suasana Mencekam Hentikan Laga Cremonese
Ubed Juarai Thailand Masters, PBSI Soroti Mental Tangguh di Titik Genting