Namun begitu, ia tak menampik upaya yang sudah dilakukan. Langkah Kemenag lewat program pranikah, seperti 'tepuk sakinah', ia apresiasi. Hanya saja, menurutnya, fokus tak boleh cuma pada persiapan menuju pelaminan.
Ketahanan untuk mempertahankan rumah tangga justru kunci yang tak kalah penting.
"Tampaknya ketahanan keluarga juga menjadi penting," tegasnya.
Ia menekankan, anak muda masa kini butuh pembekalan yang matang. Bukan cuma soal seremonial pernikahan, tapi bekal nyata untuk menjalani bahtera rumah tangga agar bisa bertahan lama. Poin itulah yang ia rasa perlu digarisbawahi, sambil berharap tren yang ada bisa berbalik arah.
Artikel Terkait
Indonesia Pacu Produksi Chip, Andalkan Pasir Silika untuk Jawab Kelangkaan Global
Kolaborasi Tuntaskan Krisis Air Bersih di Kampung Tambat, Merauke
KPK Periksa 10 Saksi Terkait Dugaan Pungli Caperdes di Pati
Prabowo Ambil Langkah Darurat Selamatkan 554 Ribu Hektar Sawah yang Hilang