Data sementara yang berhasil dihimpun tim gabungan di lapangan cukup mencengangkan. Sedikitnya 30 unit rumah rusak berat tertimbun material. Total warga terdampak mencapai 114 orang.
Hingga saat ini, korban meninggal dunia tercatat enam orang. Sebanyak 21 orang berhasil diselamatkan, namun nasib 84 orang lainnya masih gelap mereka dinyatakan hilang dan tengah dalam proses pencarian.
Upaya evakuasi yang dilakukan gabungan BPBD, TNI, Polri, Basarnas, dan relawan bukan perkara mudah. Medannya terjal, sementara material longsoran yang menumpuk sangat tebal, benar-benar menutupi akses dan rumah-rumah warga. Pencarian berjalan alot.
Di sisi lain, masyarakat sekitar lokasi bencana sudah diimbau untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. Imbauan waspada terhadap potensi bencana susulan juga terus diserukan, mengingat kondisi tanah di sekitarnya masih labil dan rawan bergerak lagi.
Bagi keluarga korban yang merasa kehilangan anggota keluarganya, diharapkan segera melapor ke posko darurat di Desa Pasirlangu. Laporan ini penting untuk mempermudah proses identifikasi dan mempercepat pencarian.
(Nadya Kurnia)
Artikel Terkait
Di Balik Senyum Lula Lahfah, Kisah Pilu GERD yang Tak Terungkap
Hujan Tak Kunjung Reda, Perbaikan Jalan Rusak di Jakarta Ditunda hingga Akhir Januari
Tragis di Kolam Senen, Remaja Tewas Usai Nyemplung untuk Berenang Santai
Indonesia Resmi Duduk di Dewan Perdamaian Dunia, Fokus Kawal Kemerdekaan Palestina