DPRD Sumsel Rencanakan Pengadaan Meja Biliar Senilai Rp 486 Juta, Tuai Sorotan

- Selasa, 10 Maret 2026 | 21:40 WIB
DPRD Sumsel Rencanakan Pengadaan Meja Biliar Senilai Rp 486 Juta, Tuai Sorotan

Rencana DPRD Sumatera Selatan untuk membeli dua meja biliar buat rumah dinas pimpinannya tiba-tiba jadi sorotan. Anggaran yang terpampang di sistem pengadaan pemerintah itu jumlahnya bikin mata berkedip: Rp 486,9 juta.

Kepala Bagian Humas DPRD Sumsel, Hadiyanto, membenarkan data itu. Dari informasi yang beredar, Ketua DPRD Andie Dinialdie dianggarkan Rp 151 juta, sementara Wakil Ketua III Ilyas Panji Alam dapat porsi lebih besar, Rp 335,9 juta.

Yang jadi pertanyaan banyak orang, kenapa justru di saat seperti ini? Soalnya, pemerintah pusat lagi memangkas dana transfer ke daerah, alias masa-masa penghematan seharusnya digencarkan.

Hadiyanto punya argumen sendiri.

"Alat tersebut sebagai kebutuhan penunjang aktivitas para anggota Dewan," katanya.

Namun begitu, gema protes masyarakat rupanya sampai juga ke telinga sang ketua dewan.

Ketua DPRD Sumsel Bilang Begini

Andie Dinialdie buru-buru angkat bicara. Menurutnya, semua ini masih sebatas wacana di atas kertas, belum ada pembelian sama sekali. Dia yang juga menjabat Ketua POBSI Sumsel ini punya alasan lain. Katanya, meja biliar itu nanti bisa dipakai atlet biliar daerah untuk berlatih.

"Tadi saya sudah menghubungi Sekretaris Dewan untuk mengklarifikasi terkait pengadaan barang tersebut. Namun, untuk diketahui bersama semua itu masih tahap perencanaan, belum ada pembelian," ujar Andie.
"Jadi selain di tempat yang ada, bisa juga berlatih di rumah dinas," imbuhnya.

Di sisi lain, politisi Golkar ini mengaku paham betul dengan kecemasan publik. Dia berjanji setiap rencana pengadaan akan dikulik lagi, dipastikan betul-betul efisien dan jadi prioritas.

"Jika dinilai tidak mendesak atau tidak memberikan manfaat yang signifikan, maka pengadaan tersebut dapat ditinjau ulang bahkan dibatalkan, terima kasih," tegasnya.

Jadi, apakah dua meja biliar senilai hampir setengah miliar itu akhirnya akan terwujud? Tunggu saja perkembangannya. Rencana bisa berubah kapan saja, apalagi ketika sorotan publik makin panas.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar