Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan alarm. Kali ini, peringatan dini itu terkait kemunculan Siklon Tropis LUANA di perairan selatan Indonesia. Peringatan resmi disampaikan oleh Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta pada Sabtu pagi.
Menurut pantauan terakhir pukul 07.00 WIB, posisi siklon itu berada di Samudra Hindia, tepatnya di selatan wilayah Nusa Tenggara Timur. Awalnya, LUANA tumbuh dari sebuah bibit yang sudah dilacak sejak dini hari, yang dikenal sebagai Bibit Siklon 91S.
Meski begitu, ada kabar yang agak meredakan. BMKG memprediksi intensitas LUANA akan melemah dalam 24 jam ke depan. Siklon ini diperkirakan bakal bergerak menjauh ke arah tenggara, meninggalkan wilayah Indonesia. Tapi jangan salah, dampaknya tetap akan terasa. Cuaca dan laut di beberapa daerah dipastikan bakal terdampak secara tidak langsung.
“Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diperkirakan akan melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT),”
demikian pernyataan resmi dari BMKG.
Artikel Terkait
Tiga IKM Kriya Indonesia Dapat Fasilitasi Tampil di Pameran Bergengsi Hong Kong
Pemerintah Tetapkan Indikator Risiko untuk Batasi Akses Media Sosial Anak
Pemerintah Prioritaskan Penyelesaian Utang KCIC Sebelum Kaji Perpanjangan Kereta Cepat
Commuter Line Merak Berhenti di Cilegon Sementara, Antisipasi Arus Mudik Lebaran