"Seperti hari ini, harusnya modifikasinya hanya satu kali, saya langsung perintahkan dua, tiga kali, kalau perlu sampai tiga kali," paparnya.
Di sisi lain, Pramono menggambarkan hasilnya saat berada di Kali Cakung Lama. Suasananya terang, berbeda dari sebelumnya. Ia merasa upaya modifikasi cuaca itu membawa efek yang langsung terasa.
"Teman-teman ketika datang ke sini kan gelap gulita. Karena modifikasi cuaca dan sekarang sudah diterbangkan, maka kita merasakan sekarang matahari bisa kita lihat bersama-sama," katanya, mendeskripsikan cuaca cerah yang menyapa.
Jadi, meski menuai pro dan kontra, upaya menabur awan ini tetap akan berlanjut. Pemerintah provinsi tampaknya bersikukuh dengan pilihannya, setidaknya untuk beberapa hari ke depan.
Artikel Terkait
Bareskrim Geledah Kantor Dana Syariah Indonesia, Dugaan Penipuan Skema Ponzi Menguat
BOJ Pilih Diam, Pasar Obligasi Jepang Justru Bergolak
Angkutan Laut Nataru 2025/2026: Penumpang PELNI Turun Tipis, OTP Tetap Bertahan di 98%
Banjir Rendam Mampang, Ojol Terpaksa Angkut Barang, Bukan Penumpang