LPS Angkat Bicara Soal Pencalonan Tommy Djiwandono di BI

- Jumat, 23 Januari 2026 | 08:20 WIB
LPS Angkat Bicara Soal Pencalonan Tommy Djiwandono di BI

Pencalonan Thomas Djiwandono, atau yang akrab disapa Tommy, sebagai Deputi Gubernur BI ramai jadi perbincangan. Tak bisa dimungkiri, isu profesionalisme selalu mengemuka ketika figur berlatar belakang politik masuk ke dalam jajaran bank sentral. Namun begitu, dari internal pemerintahan sendiri, justru muncul dukungan yang cukup kuat.

Anggito Abimanyu, Ketua Dewan Komisioner LPS, termasuk yang tak mempersoalkan pencalonan ini. Dia sendiri punya pengalaman serupa, pernah menjabat sebagai Wamenkeu sebelum memimpin LPS. Menurut Anggito, Tommy punya integritas dan profesionalisme yang tak perlu diragukan lagi.

"Saya cukup lama bekerja sama dengan Pak Tommy," ujar Anggito.

Dia melanjutkan, meski saat itu Tommy membawa label dari partai politik, dalam kerja sama sehari-hari hal itu tak pernah terasa. "Saya tidak pernah mendengar satu kata pun ataupun satu tindakan-tindakan yang mengatasnamakan (politik)," tegasnya dalam konferensi pers di Kantor LPS, Jakarta, Kamis lalu.

Berdasarkan pengamatannya, Tommy dinilainya selalu bisa memisahkan dengan tegas mana urusan negara dan mana yang berkaitan dengan politik. Itu yang dia lihat langsung selama bekerja sama di Kementerian Keuangan.

Di sisi lain, Anggito juga tak lupa memberi apresiasi pada dua nama lain yang diajukan. Dicky Kartikoyono dan Solihin M Juhro, yang diusulkan Gubernur BI Perry Warjiyo dan Presiden Prabowo Subianto, juga dinilainya sebagai figur-figur kompeten. Dia mengenal baik rekam jejak ketiganya.

"Jadi saya cukup yakin ketiga calon yang diajukan itu adalah orang-orang yang profesional. Jadi itu saja pegangan saya," katanya dengan nada meyakinkan. "Saya kira saya cukup yakin dan saya sudah cukup lama mengenal mereka bertiga."

Sebagai pimpinan LPS, harapannya jelas. Siapapun yang akhirnya terpilih nanti melalui proses fit and proper test di DPR, harus bisa menjaga koordinasi yang solid. Terutama lewat forum KSSK, yang jadi ujung tombak menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Anggito menegaskan, penilaiannya murni objektif, berdasar profesionalisme, tanpa ada muatan politik apa pun.

"Itu jawaban yang jujur yang harus saya sampaikan pada Anda, tidak ada maksud tertentu," pungkasnya. "Jadi saya cukup meyakini siapapun yang terpilih dari ketiganya mereka akan bisa melaksanakan, menjalankan dengan baik."

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar