Presiden Prabowo Subianto baru saja mengajukan tiga nama untuk mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Salah satu yang menarik perhatian adalah Solikin M Juhro, sosok karieran BI yang namanya mungkin tak setenar kandidat lainnya.
Kalau dilihat dari track record-nya, Solikin bukanlah nama baru di lingkungan bank sentral. Pria kelahiran Surabaya, 1967 ini sudah mengabdi di BI sejak 1994. Perjalanan kariernya cukup panjang dan beragam.
Dia pernah memimpin Institut Bank Indonesia dari 2017 hingga 2022. Setelah itu, sempat menjabat Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter sebelum akhirnya menduduki posisinya yang sekarang: Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI sejak 2023.
Latar belakang pendidikannya pun cukup mentereng. Gelar sarjana diraihnya dari Universitas Airlangga di bidang Ekonomi dan Studi Pembangunan. Namun begitu, dia tak berhenti belajar.
Artikel Terkait
Studi 25 Tahun: Konsumsi Keju Tinggi Lemak Ternyata Kurangi Risiko Demensia
Ahli Digital Tono Saksono Bela Roy Suryo Cs: Mereka Aset Bangsa, Bukan Pesaing Penjara
Bupati Pati dan Delapan Pejabat Diamankan KPK, Uang Miliaran Rupiah Disita
Keraton Kasunanan Surakarta Dapat Pengakuan Baru, Statusnya Naik Tingkat