Gerbang Tol Cikampek Utama tampak ramai sejak Minggu sore. Rupanya, arus balik usai libur panjang Isra Mikraj sudah mulai mengalir deras. Data yang dirilis PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat, tak kurang dari 29.576 kendaraan bergerak menuju Jakarta melalui gerbang tol itu. Angka ini naik hampir 5 persen dibanding lalu lintas normal yang biasanya hanya sekitar 28.205 kendaraan.
Kenaikan itu jelas menunjukkan satu hal: masyarakat mulai berbondong-bondong pulang setelah menikmati hari libur. Namun begitu, situasi di arah berlawanan justru sepi. Pergerakan kendaraan menuju Wilayah Timur Trans Jawa malah turun signifikan.
Menurut Ria Marlinda Paallo, VP Corporate Secretary & Legal JTT, penurunannya cukup tajam.
“Di arah sebaliknya, pergerakan kendaraan menuju Wilayah Timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama tercatat sebanyak 26.711 kendaraan,” ujar Ria, Senin (19/1/2026).
“Itu artinya turun 19,55 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 33.204 kendaraan,” tambahnya.
Gambaran serupa terlihat di sejumlah ruas tol lain di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang dikelola grup JTT. Di Jawa Tengah, misalnya, Gerbang Tol Kalikangkung mencatat 17.183 kendaraan meninggalkan Semarang naik lebih dari 15 persen. Sebaliknya, yang menuju Semarang justru anjlok 30 persen.
Sementara itu, di GT Banyumanik, arus menuju Jakarta naik tipis. Tercatat 21.392 kendaraan, bertambah sekitar 5 persen dari kondisi biasa.
Lalu bagaimana dengan Jawa Timur? Polanya beragam. Di GT Warugunung, arus menuju Jakarta justru turun hampir 19 persen. Sedangkan di GT Kejapanan Utama, kendaraan menuju Surabaya dan Malang sama-sama mengalami penurunan, meski tak terlalu drastis.
Yang menarik justru data dari GT Singosari. Di sini, kendaraan menuju Surabaya malah naik 4,15 persen di hari pertama setelah libur. Sebaliknya, arus ke Malang turun cukup dalam, mencapai 15,67 persen.
Secara keseluruhan, puncak arus balik ke Ibu Kota memang terpusat di gerbang utama Cikampek. Sementara pergerakan di wilayah lain tampak lebih bervariasi, ada yang naik, ada yang turun. Trennya jelas: setelah long weekend, Jakarta kembali menjadi tujuan utama.
Artikel Terkait
Kemenperin Dorong Industri Kemasan Nasional Beralih ke Material Ramah Lingkungan di Tengah Gejolak Geopolitik
Rutan Salemba Musnahkan Ratusan Ponsel Ilegal dengan Cara Dibakar
Tarif Rp1 Berlaku untuk Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta pada 24 April 2026
Bulog Pastikan Stok Beras dan MinyaKita Aman untuk Bantuan Pangan Februari-Maret 2026