Namun begitu, ada satu catatan yang perlu diperhatikan. Setelah meninggalkan PSG, perjalanannya kurang mulus. Sempat singgah di Fulham dan terakhir di Boavista, Portugal, pada musim 2024-2025. Artinya, sejak kontraknya di Boavista berakhir, ia sudah sekitar enam bulan tanpa klub. Kondisi fisiknya pasti jadi pertanyaan besar.
Lalu, kenapa Persib tertarik? Rupanya, ini berkaitan dengan kabar kepindahan Federico Barba. Selama ini, pelatih Bojan Hodak sering memainkan Barba di posisi bek kiri, sementara posisi bek tengah diisi oleh duo Julio Cesar dan Patricio Mattricardi.
Jika Barba benar-benar pergi, Maung Bandung butuh pengganti yang setara bahkan kalau bisa, lebih baik. Di sinilah Kurzawa muncul di radar manajemen. Namanya yang besar dan pengalaman di level elite Eropa tentu sangat menarik.
Tapi sekali lagi, semua tergantung kondisi fisiknya. Jika ia datang dengan kondisi prima, bisa dibayangkan betapa kuatnya lini belakang Persib. Dia bisa menjadi tambahan tenaga yang luar biasa, bukan cuma di liga domestik, tapi terutama di ajang kontinental.
Menarik untuk ditunggu. Bursa transfer Januari 2026 nanti akan jadi momen krusial bagi Persib. Apakah Kurzawa benar-benar akan memilih Bandung sebagai tujuan selanjutnya? Kita lihat saja.
Artikel Terkait
Trump Ajukan Kevin Warsh Pimpin The Fed, Hadapi Penolakan dari Senator Sekutu
Kesehatan Nadiem Memburuk di Tengah Sidang Korupsi Rp809 Miliar
PM Hun Manet Targetkan Pemberantasan Pusat Penipuan Daring di Kamboja Tuntas April 2026
Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi Mulai Hari Ini