Ekspor otomotif Korea Selatan benar-benar meledak di tahun 2025. Angkanya mencapai rekor tertinggi yang fantastis, didorong oleh permintaan global yang tak terbendung untuk mobil-mobil ramah lingkungan. Ternyata, pasar sangat menggilai sedan hijau dari negeri ginseng itu.
Data yang dirilis Jumat (16/1/2026) menunjukkan, nilai ekspornya menembus USD71,99 miliar. Kalau dirupiahkan, itu setara dengan Rp1.200 triliun! Pencapaian ini sekaligus menandai tahun ketiga berturut-turut ekspor otomotif Korsel berada di atas level USD70 miliar. Meski volume unit yang dikirim sedikit turun 1,7 persen menjadi 2,7 juta lebih, nilai uangnya justru naik 1,7 persen. Artinya, mereka menjual mobil yang lebih mahal dan bernilai tinggi.
Di sisi lain, peta ekspor mereka mengalami pergeseran. Pasar Amerika Serikat, yang biasanya jadi andalan, justru menyusut cukup signifikan. Ekspor ke AS anjlok 13,2 persen menjadi USD30,15 miliar. Banyak yang menduga, kebijakan tarif baru dari pemerintah sana jadi biang keladinya.
Artikel Terkait
Mari Elka Pangestu Peringatkan Dampak Konflik AS-Israel-Iran ke Ekonomi Indonesia
Pemerintah Larang Truk Besar di Jalan Tol dan Arteri Utama Saat Mudik Lebaran 2026
Gubernur DKI Khawatir Konflik Timur Tengah Picu Gejolak Harga, Siapkan Langkah Antisipasi
APINDO dan Produsen Listrik Swasti Khawatir Pemangkasan Produksi Batu Bara Ancam Pasokan Listrik Nasional