Miliano Jonathans Tinggalkan Utrecht, Berlabuh di Rotterdam Demi Menitih Karier

- Jumat, 16 Januari 2026 | 17:40 WIB
Miliano Jonathans Tinggalkan Utrecht, Berlabuh di Rotterdam Demi Menitih Karier

Kabarnya sudah beredar sejak Desember lalu, dan kini resmi jadi. Miliano Jonathans, salah satu harapan Timnas Indonesia, memutuskan untuk hengkang dari FC Utrecht setidaknya untuk sementara. Pemain berusia 21 tahun itu kini berseragam Excelsior Rotterdam, setelah dipinjam hingga akhir musim 2025/2026.

Pengumuman resmi dari klub Belanda itu keluar pada Jumat, 16 Januari 2026. “Excelsior Rotterdam meminjam Miliano Jonathans dari FC Utrecht hingga akhir musim ini,” tulis pernyataan klub. “Sang penyerang segera bergabung dengan tim asuhan Ruben den Uil.”

Lantas, apa yang mendorong kepindahan ini? Jawabannya sederhana: kesempatan bermain. Meski catatan statistiknya menunjukkan 19 penampilan dengan 1 gol dan 1 assist di semua kompetisi, Jonathans lebih sering duduk di bangku cadang. Hanya empat kali ia masuk starting line-up, dan tak sekalipun ia bermain penuh 90 menit. Situasi yang tentu kurang ideal bagi pemain muda yang sedang ingin berkembang.

Di sisi lain, Excelsior Rotterdam tampaknya jadi pilihan yang tepat. Mereka sedang butuh suntikan tenaga baru. Posisi mereka di klasemen Eredivisie cukup genting, bertengger di urutan ke-14 dengan 19 poin. Itu artinya, mereka cuma selisih tiga angka dari zona merah degradasi. Kehadiran Jonathans diharapkan bisa memberi opsi serangan lebih tajam.

Jonathans sendiri tak menutupi motivasinya. Ia mengaku ingin meniti langkah yang lebih baik untuk kariernya.

“Saya berharap dapat meningkatkan kesempatan untuk bermain dan berkembang sebagai seorang pemain. Itu adalah hal yang penting buat saya,” ujarnya.

“Saya adalah seorang sayap serang dengan teknik yang bagus, saya punya skill yang bagus, dan bisa juga mencetak gol atau membantu yang lain mencetak gol,” tandas pemain berdarah Depok itu penuh keyakinan.

Jadi, inilah tantangan baru buat Miliano. Bukan hanya tentang menyelamatkan klub dari jurang degradasi, tapi juga membuktikan bahwa ia layak mendapat tempat utama di lapangan hijau. Semuanya kini ada di tangannya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar