Fase kedua dari rencana perdamaian Gaza akhirnya diluncurkan oleh Amerika Serikat. Ini bukan lagi sekadar soal gencatan senjata. Fokusnya kini bergeser ke hal-hal yang lebih kompleks dan jangka panjang: demiliterisasi, rekonstruksi besar-besaran, dan yang tak kalah penting, pembentukan sebuah pemerintahan transisi yang diisi para teknokrat.
Pengumuman resminya datang dari Steve Witkoff, Utusan Khusus Presiden AS untuk Timur Tengah. Lewat sebuah pernyataan di platform X, ia menyampaikan pesan yang tegas.
Begitu bunyi pernyataan Witkoff, seperti yang dilaporkan Xinhua, Kamis (15/1/2026).
Ia kemudian merinci, fase ini akan membentuk Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG) sebagai pemerintahan transisi. Tugas berat mereka langsung terbayang: memulai proses demiliterisasi dan rekonstruksi total. "Khususnya pelucutan senjata semua personel yang tidak berwenang," tegasnya.
Artikel Terkait
Bangkit! Seruan Tito Karnavian Pecah di Rapat Pemulihan Sumatera
Donat Ayam Klungkung hingga Klepon Mochi: Dough Darlings dari Bali Hadir Sementara di Jakarta
Pertamina Pacu UMKM Pangan Naik Kelas Lewat Program Aggregator
Menhut Usulkan Tambah 21 Ribu Polhut untuk Kawal Hutan Indonesia