Fase kedua dari rencana perdamaian Gaza akhirnya diluncurkan oleh Amerika Serikat. Ini bukan lagi sekadar soal gencatan senjata. Fokusnya kini bergeser ke hal-hal yang lebih kompleks dan jangka panjang: demiliterisasi, rekonstruksi besar-besaran, dan yang tak kalah penting, pembentukan sebuah pemerintahan transisi yang diisi para teknokrat.
Pengumuman resminya datang dari Steve Witkoff, Utusan Khusus Presiden AS untuk Timur Tengah. Lewat sebuah pernyataan di platform X, ia menyampaikan pesan yang tegas.
Begitu bunyi pernyataan Witkoff, seperti yang dilaporkan Xinhua, Kamis (15/1/2026).
Ia kemudian merinci, fase ini akan membentuk Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG) sebagai pemerintahan transisi. Tugas berat mereka langsung terbayang: memulai proses demiliterisasi dan rekonstruksi total. "Khususnya pelucutan senjata semua personel yang tidak berwenang," tegasnya.
Artikel Terkait
Serangan AS-Israel Tewaskan Mantan Presiden Iran Ahmadinejad
Pemerintah Jamin Akomodasi dan Perpanjangan Visa Jamaah Umroh Terdampak Konflik
Presiden Iran Ancam Balas Dendam ke AS dan Israel Usai Kematian Khamenei
Protes di Times Square dan Serangan Balasan Iran Menyusul Eskalasi Militer AS-Israel