Status Siaga DIY Diperpanjang, Warga Diminta Waspadai Ancaman Hingga Maret

- Senin, 12 Januari 2026 | 18:12 WIB
Status Siaga DIY Diperpanjang, Warga Diminta Waspadai Ancaman Hingga Maret

"Kalau sudah mulai ada rekahan, tolong informasikan kepada teman-teman di lapangan, baik relawan di Kalurahan Tangguh Bencana maupun melalui saluran informasi yang kita miliki, supaya bisa segera dilakukan asesmen," pinta Ruruh.

Ia juga menyebut, koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota terus dilakukan. Pemantauan ketat lewat Pusdalops (Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana) juga berjalan. "Kalau kemudian perlu backup dari kami di provinsi, teman-teman TRC akan kami turunkan," janjinya. Imbauan ini bukan tanpa alasan. Di awal Januari 2026 saja, beberapa kejadian seperti puting beliung dan amblesan tanah di Girikarto, Panggang, Gunungkidul, sudah tercatat.

Prakiraan Hujan: Masih Tinggi Hingga Maret

Lalu, bagaimana sebenarnya prakiraan cuaca ke depannya? Reni Kraningtyas, Kepala Stasiun Klimatologi DIY, memberikan gambaran yang cukup detail.

Untuk Januari ini, curah hujan diprediksi masih berkisar antara 201 hingga lebih dari 500 milimeter per bulan. Angka yang termasuk kategori menengah hingga sangat tinggi. Sifat hujannya pun diprakirakan normal hingga di atas normal.

Memasuki Februari, intensitasnya mungkin sedikit melandai. Curah hujan diprakirakan antara 201-500 mm/bulan (kriteria menengah hingga tinggi), dengan sifat hujan yang seluruhnya normal. Tren penurunan berlanjut ke Maret, dengan kisaran 201-400 mm/bulan dan sifat hujan dari bawah normal hingga normal.

Meski ada tren penurunan, Reni tetap mengingatkan semua pihak untuk tidak lengah. Kesiapsiagaan harus tetap maksimal, terutama di daerah rawan banjir, longsor, dan angin kencang.

"Melakukan langkah mitigasi, seperti membersihkan saluran air, memangkas dahan pohon, serta memastikan kekuatan baliho di ruang publik," tuturnya, menyebut beberapa tindakan konkret yang bisa segera dilakukan.

Jadi, pesannya jelas. Pemerintah sudah bergerak dengan status siaga daruratnya. Kini, giliran masyarakat untuk ikut ambil bagian, memastikan lingkungan mereka sendiri lebih aman menghadapi sisa musim hujan yang masih panjang ini.


Halaman:

Komentar