"Kami menemukan bahwa otorisasi untuk satelit tambahan adalah demi kepentingan publik, bahkan ketika satelit Gen2 Starlink Upgrade tetap tidak diuji di orbit. Kami menunda otorisasi dari 14.988 satelit Starlink Gen2 yang diusulkan," jelas pernyataan resmi FCC.
Nah, persetujuan ini juga datang dengan tenggat waktu yang ketat. SpaceX dituntut untuk meluncurkan dan mengoperasikan setidaknya 50 persen dari satelit Gen2 yang disetujui paling lambat 1 Desember 2028. Sisa satelit harus sudah beroperasi penuh tiga tahun kemudian, pada Desember 2031. Belum lagi, mereka juga punya pekerjaan rumah dengan 7.500 satelit generasi pertama yang harus selesai diluncurkan sebelum akhir November 2027. Jadwal yang padat, tentunya.
Keputusan FCC ini muncul di tengah langkah proaktif SpaceX terkait keamanan orbit. Baru sepekan lalu, Starlink mengumumkan akan menurunkan ketinggian operasi satelitnya dari 550 km menjadi sekitar 480 km sepanjang tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai respons setelah salah satu satelitnya mengalami anomali pada Desember lalu, yang menghasilkan serpihan kecil di angkasa. Upaya mengurangi risiko tabrakan, katanya.
Dengan sekitar 9.400 satelit aktif saat ini, SpaceX sudah tak diragukan lagi sebagai operator satelit terbesar di dunia. Layanannya menjangkau konsumen, pemerintah, hingga korporasi di berbagai penjuru. Izin tambahan 7.500 satelit ini jelas akan semakin mengukuhkan dominasi mereka di pasar internet satelit global.
Menariknya, isu persaingan ini pernah disoroti oleh ketua FCC sebelumnya, Jessica Rosenworcel, pada 2024. Saat itu, dia mendorong peningkatan kompetisi di pasar internet satelit. Kekhawatirannya masuk akal, mengingat jaringan Starlink saat itu sudah menguasai hampir dua pertiga dari total satelit yang beroperasi. Kini, dengan izin baru, peta persaingan mungkin akan semakin berat bagi pemain lain.
Artikel Terkait
Prabowo Resmikan Kilang Balikpapan Senin Ini, Investasi Rp 123 Triliun untuk Hentikan Impor BBM
Dari Truk Dakar hingga Motor Listrik: Wajah Otomotif yang Terus Berubah
Harga Pertamax dan Dexlite Turun, Pertalite Tetap Bertahan
Di Balik Pesona Danau Batur, Ancaman Racun Diam-Diam Mengintai