BI Tahan Suku Bunga, IHSG Malah Anjlok! Ini Penyebab Level 8.152

- Rabu, 22 Oktober 2025 | 17:10 WIB
BI Tahan Suku Bunga, IHSG Malah Anjlok! Ini Penyebab Level 8.152

IHSG Hari Ini Ditutup Turun 1.04%, Tembus Zona Merah ke Level 8.152

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Rabu (22/10/2025), ditutup melemah dengan penurunan signifikan sebesar 85.53 poin atau 1.04 persen ke posisi 8,152.55. Perdagangan saham Indonesia hari ini didominasi oleh tekanan jual dengan lebih banyak saham yang melemah.

Performa Indeks dan Volume Perdagangan

Pada penutupan pasar, tercatat 363 saham mengalami pelemahan, sementara 342 saham menguat dan 251 saham stagnan. Total volume perdagangan saham mencapai 28.9 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp22.8 triliun.

Pergerakan Indeks Utama dan Sektoral

Indeks LQ45 turun lebih dalam 1.66 persen ke 806.30, diikuti Indeks JII yang melemah 1.46 persen ke 563.16. Indeks IDX30 turun 1.50 persen ke 422.11 dan Indeks MNC36 turun 1.64 persen ke 330.27.

Dari sektor properti menjadi penyelamat dengan kenaikan 3 persen, diikuti industri yang naik 1.77 persen dan konsumer non-siklikal yang menguat 1.53 persen. Sektor bahan baku dan teknologi menjadi yang tertekan dengan penurunan masing-masing 2.72 persen dan 2.66 persen.

Top Gainers dan Top Losers

Saham PT City Retail Developments Tbk (NIRO) memimpin penguatan dengan rally 34.97 persen ke Rp220, disusul PT PP Presisi Tbk (PPRE) yang melonjak 34.88 persen ke Rp116, dan PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) yang naik 34.86 persen ke Rp236.

Di sisi lain, PT Multitrend Indo Tbk (BABY) tercatat sebagai top loser dengan penurunan 14.77 persen ke Rp456, diikuti PT Tanah Laut Tbk (INDX) yang anjlok 14.62 persen ke Rp181, dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) yang melemah 14.38 persen ke Rp655.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar