WASHINGTON Sebuah aksi kekerasan yang mengerikan mengguncang Clay County, Mississippi, Jumat malam lalu. Seorang pria, Daricka Moore yang berusia 24 tahun, menewaskan enam orang dalam serangkaian penembakan beruntun. Yang membuat hati miris, sebagian besar korban justru adalah anggota keluarganya sendiri. Di antara mereka yang tewas, ada seorang bocah perempuan berusia tujuh tahun dan seorang pendeta setempat.
Eddie Scott, Sheriff Clay County, menyatakan Moore berhasil ditangkap beberapa jam setelah kejadian. Saat ini, dia sudah didakwa melakukan pembunuhan tingkat pertama. Namun begitu, dakwaan itu kemungkinan besar akan ditingkatkan menjadi pembunuhan berencana, yang ancaman hukumannya bisa sampai hukuman mati.
“Ini mengerikan, sangat jahat,”
ungkap Jaksa Wilayah Scott Colom dari Pengadilan Sirkuit Ke-16 Mississippi, yang wilayah kerjanya mencakup Clay County. Suaranya terdengar berat saat mengomentari kasus ini.
Menurut keterangan Colom, kronologi kejadiannya sungguh brutal. Moore diduga pertama kali menembak ayah, kakak laki-laki, dan pamannya di kepala hingga tewas di satu lokasi. Setelah itu, dia kabur dengan mencuri sebuah kendaraan menuju TKP kedua. Di sana, tragedi bertambah pilu. Bocah perempuan tujuh tahun itu diduga diperkosa terlebih dahulu sebelum akhirnya ditembak mati.
Artikel Terkait
Kasus Korupsi di Kantor Pajak, DJP Tegaskan Pelayanan Tetap Berjalan
Jay Idzes Tahan Ferguson, tapi Sassuolo Tumbang di Kandang AS Roma
Cahaya Gerobak Pak Warsito, Setia Temani Malam Purwokerto
Prabowo Ingin Petugas Haji Semua dari TNI-Polri, Kenyataannya Tak Sesederhana Itu