Vice President Corporate Communication PT Pertamina, Muhammad Baron, menekankan bahwa RDMP Balikpapan adalah proyek terintegrasi.
“RDMP Balikpapan menjadi fondasi penting penguatan sistem energi nasional. Melalui pengembangan infrastruktur yang terintegrasi, Pertamina memastikan keandalan pasokan minyak mentah dan operasional kilang yang lebih efisien dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan cakupan seluas itu, mulai dari pekerjaan awal sampai fasilitas penerimaan, proyek ini memang layak disebut sebagai pilar utama transformasi infrastruktur energi kita. Ia dirancang untuk jangka panjang.
"Proyek RDMP Balikpapan akan mendukung visi Asta Cita Pemerintah dalam menjaga ketahanan dan kemandirian energi nasional," pungkas Baron.
Sebagai perusahaan yang memimpin transisi energi, komitmen Pertamina juga menyentuh target Net Zero Emission 2060. Berbagai programnya diarahkan untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).
Upaya-upaya ini sejalan dengan transformasi internal Pertamina yang berfokus pada tata kelola baik, pelayanan publik, serta keberlanjutan usaha dan lingkungan. Prinsip-prinsip ESG diterapkan di semua lini, berkoordinasi dengan berbagai mitra terkait.
(Shifa Nurhaliza Putri)
Artikel Terkait
BSI Proyeksikan 83% Jamaah Haji Reguler 2026 adalah Nasabah Tabungan Haji
Tiang Listrik Keropos Ambruk di Mangga Besar, Lalu Lintas Sempat Lumpuh
Negosiasi AS-Iran Buntu, Trump Tegaskan Iran Tak Boleh Miliki Senjata Nuklir
Tiang Listrik Roboh di Mangga Besar Akibat Beban Kabel Optik, Lalu Lintas Tersendat