Proses pembersihan dan pemulihan langsung digeber dengan bantuan Lanudal Juanda, BPBD, dan tim internal bandara. Berbeda dengan Terminal 1, Terminal 2 nyaris tak tersentuh gangguan. Operasional di sana berjalan lancar, lalu lintas kendaraan baik, dan keamanan terjaga.
Nah, soal penumpang, pasti ada yang jadwalnya molor. Keterlambatan dialami beberapa penerbangan, termasuk Garuda, Citilink, Nam Air, dan Xiamen Airlines. Untuk hal ini, pihak bandara dan maskapai sudah mengaku menjalankan prosedur penanganan delay. Mereka memperbarui info di papan jadwal, memberi pengumuman, dan tentu saja mengatur kompensasi bagi penumpang yang berhak.
Lukman menegaskan komitmennya soal layanan ini. "Kami memastikan maskapai dan pengelola bandara melaksanakan penanganan keterlambatan penerbangan secara transparan dan sesuai ketentuan, termasuk penyampaian informasi yang jelas kepada penumpang," tuturnya.
Jadi, meski sempat dihantam puting beliung, kondisi Bandara Juanda perlahan sudah kembali pulih. Aktivitas penerbangan berjalan, dan yang terpenting, keselamatan tetap jadi patokan utama.
Artikel Terkait
Gus Ipul: Wacana Penebalan Bansos 2026 Masih Tahap Pembahasan, Tunggu Keputusan Presiden
AS Pertimbangkan Serangan Terbatas atau Blokade Maritim ke Iran
Bansos Tahap II 2026 Dijadwalkan Cair April, Menjangkau 18 Juta KPM
Bank Woori Saudara Optimalkan Strategi Pendanaan dan Kredit untuk Jaga Margin