Proses pembersihan dan pemulihan langsung digeber dengan bantuan Lanudal Juanda, BPBD, dan tim internal bandara. Berbeda dengan Terminal 1, Terminal 2 nyaris tak tersentuh gangguan. Operasional di sana berjalan lancar, lalu lintas kendaraan baik, dan keamanan terjaga.
Nah, soal penumpang, pasti ada yang jadwalnya molor. Keterlambatan dialami beberapa penerbangan, termasuk Garuda, Citilink, Nam Air, dan Xiamen Airlines. Untuk hal ini, pihak bandara dan maskapai sudah mengaku menjalankan prosedur penanganan delay. Mereka memperbarui info di papan jadwal, memberi pengumuman, dan tentu saja mengatur kompensasi bagi penumpang yang berhak.
Lukman menegaskan komitmennya soal layanan ini. "Kami memastikan maskapai dan pengelola bandara melaksanakan penanganan keterlambatan penerbangan secara transparan dan sesuai ketentuan, termasuk penyampaian informasi yang jelas kepada penumpang," tuturnya.
Jadi, meski sempat dihantam puting beliung, kondisi Bandara Juanda perlahan sudah kembali pulih. Aktivitas penerbangan berjalan, dan yang terpenting, keselamatan tetap jadi patokan utama.
Artikel Terkait
OKI Kecam Israel: Pengakuan Somaliland Dinilai Langgar Kedaulatan Somalia
Kekejaman di Clay County: Seorang Pria Tewaskan Enam Orang, Termasuk Anak 7 Tahun
Diskon Pajak Bodong di Jakarta Utara, Skema Korupsi Ternyata Berulang
Doktif Tegas Tolak Ajakan Damai Richard Lee: Ora Sudi!