Bogor – Setelah melalui seleksi yang ketat, 45 pelajar SMA/MA akhirnya bertemu di Babak Grand Final "Gen Halal Championship 2025". Mereka adalah yang terpilih dari hampir 1.500 pendaftar yang berasal dari berbagai penjuru Indonesia. Ajang yang digelar LPH LPPOM MUI ini pun memasuki tahap penentuan.
Para finalis itu mewakili 32 sekolah berbeda, tersebar di 20 kota dari 13 provinsi. Provinsi Riau unggul dengan menyumbang 14 peserta. Sebelum malam puncak penghargaan digelar, mereka lebih dulu menjalani bootcamp intensif pada 9-11 Januari 2026 di Camp Hulu Cai, Bogor.
Menurut Direktur Utama LPPOM, Muti Arintawati, kompetisi ini adalah upaya konkret menanamkan literasi halal sejak dini. Namun, ini bukanlah yang pertama kalinya.
“Sebenarnya LPPOM pernah menggelar Gen Halal Championship sebelumnya, lalu sempat vakum,” ujar Muti dalam sambutannya di Ciawi, Bogor, Sabtu (10/1/2026) malam.
“Tahun 2025 kami hidupkan lagi dengan melakukan rebranding dan beberapa pembaruan,” tambahnya.
Ia menekankan, urgensi kegiatan ini muncul karena Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar, di mana halal adalah sebuah kewajiban. Sayangnya, pemahaman masyarakat tentang halal masih jauh dari harapan.
Di satu sisi, konsumen kerap tak punya ilmu yang memadai. Di sisi lain, pelaku usaha pun kurang terdorong untuk mensertifikasi produknya. Padahal, kedua hal ini saling terkait.
“Dorongan dari pelaku usaha untuk mempertahankan sertifikasi halal tidak akan muncul kalau tidak ada tuntutan dari masyarakat. Dan masyarakat tidak akan menuntut kalau mereka tidak tahu,” tegas Muti.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Turun Rp45.000 per Gram, Harga Buyback Justru Naik
BMKG Waspadakan Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Sulsel
Presiden Prabowo Tiba di Abu Dhabi, Akan Temui Presiden UEA untuk Perkuat Kemitraan Strategis
FIFA Yakin Piala Dunia 2026 Aman Meski Gelombang Kekerasan Guncang Meksiko