Gelombang mudik Lebaran 2026 diprediksi bakal sangat padat. Kementerian Perhubungan baru saja merilis proyeksi angkanya, dan yang paling mencolok adalah lonjakan penumpang kereta api. Stasiun Pasar Senen di Jakarta Pusat, misalnya, diperkirakan akan menjadi titik keberangkatan bagi sekitar 2,38 juta orang. Bayangkan saja keramaiannya.
Di sisi lain, tujuan yang paling diminati adalah Yogyakarta. Stasiun Tugu diperkirakan akan diserbu oleh sekitar 867 ribu pemudik yang tiba. Ini jelas jadi tantangan tersendiri bagi pengelola stasiun.
Menanggapi proyeksi ini, Kemenhub tak henti-hentinya mengimbau masyarakat.
Demikian pernyataan resmi mereka yang dikeluarkan Rabu lalu, 25 Februari 2026. Imbauan itu bukan tanpa alasan. Mobilitas yang luar biasa tinggi memang rawan memicu masalah di jalan.
Rupanya, kemacetan tak hanya terjadi di rel kereta. Bandara Soekarno-Hatta juga diprediksi menjadi episentrum pergerakan udara. Bandara ini menjadi asal bagi 2,13 juta orang sekaligus tujuan bagi 1,05 juta orang lainnya. Sementara di sektor darat, Terminal Pulo Gebang dan Terminal Tirtonadi disebut-sebut sebagai yang terpadat untuk keberangkatan dan kedatangan bus.
Artikel Terkait
OJK dan Pemerintah Inggris Bentuk Kelompok Kerja Strategis untuk Pembiayaan Iklim
IMF Desak AS Kurangi Pembatasan Perdagangan demi Stabilitas Global
KAI Ingatkan Batas Ukuran dan Tarif Kelebihan Bagasi Kereta Jelang Mudik
Kemensos: 90% Bansos Reguler Tersalur, Rp632 Miliar Dikucurkan untuk Korban Bencana Sumatera