Menurut penyelidikan sementara, semuanya berawal di lampu merah Pesing, Rabu (7/1) lalu. Saat itu, RP dan VA sedang mangkal di lokasi. Ketegangan memuncak ketika kaki salah seorang dari mereka tanpa sengaja tersenggol motor yang lewat.
Adu mulut pun tak terhindarkan. Namun situasi jadi benar-benar meledak ketika seorang pengendara motor lain, YA, mengeluarkan ponsel dan mulai merekam. Rupanya, aksi merekam ini membuat para pelaku naik pitam.
Mereka langsung menyerbu YA, berusaha merebut ponselnya. Korban berusaha kabur, tapi sudah terlambat. Keributan fisik pun terjadi di tempat kejadian.
Kini, ketiganya mendekam di Mapolsek Grogol Petamburan. Pemeriksaan masih terus berlangsung untuk mengurai peran masing-masing dan memastikan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Kasus ini kembali menyoroti problem klasik terkait premanisme di jalanan Ibu Kota.
Artikel Terkait
BGN Jelaskan Alasan Anggarkan Rp113 Miliar untuk Jasa Event Organizer
Inflasi AS Melonjak ke Level Tertinggi Setahun Akibat Konflik Iran dan Harga BBM
Wamenkominfo: Infrastruktur Telekomunikasi Kunci Utama AI untuk Dongkrak Pertanian
Stasiun JIS Ditargetkan Beroperasi Juni 2026, Diharapkan Reduksi Kemacetan