Menurut penyelidikan sementara, semuanya berawal di lampu merah Pesing, Rabu (7/1) lalu. Saat itu, RP dan VA sedang mangkal di lokasi. Ketegangan memuncak ketika kaki salah seorang dari mereka tanpa sengaja tersenggol motor yang lewat.
Adu mulut pun tak terhindarkan. Namun situasi jadi benar-benar meledak ketika seorang pengendara motor lain, YA, mengeluarkan ponsel dan mulai merekam. Rupanya, aksi merekam ini membuat para pelaku naik pitam.
Mereka langsung menyerbu YA, berusaha merebut ponselnya. Korban berusaha kabur, tapi sudah terlambat. Keributan fisik pun terjadi di tempat kejadian.
Kini, ketiganya mendekam di Mapolsek Grogol Petamburan. Pemeriksaan masih terus berlangsung untuk mengurai peran masing-masing dan memastikan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Kasus ini kembali menyoroti problem klasik terkait premanisme di jalanan Ibu Kota.
Artikel Terkait
Anggaran Aceh Tak Dipangkas, Prabowo Beri Lampu Hijau di Tengah Bencana
Medvedev Peringatkan Eropa dengan Video Serangan Rudal Hipersonik ke Ukraina
Waspada! Link Pendaftaran BSU 2026 Ternyata Hoaks, Kemnaker Tegaskan Belum Ada Kebijakan
Jerman Perketat Hukum untuk Hadang Gelombang Deepfake dan Pelecehan Digital