BWS Genjot Tabungan Premium, Sasar Nasabah yang Tak Cuma Cari Bunga

- Rabu, 07 Januari 2026 | 16:35 WIB
BWS Genjot Tabungan Premium, Sasar Nasabah yang Tak Cuma Cari Bunga

Di tengah persaingan perbankan yang ketat, PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) atau BWS tak cuma mengandalkan suku bunga. Mereka sedang getol menggenjot produk simpanan bernama Tabungan Premium. Produk ini, menurut mereka, dirancang khusus untuk nasabah ritel yang butuh lebih dari sekadar tempat menyimpan uang.

Lalu, apa sih istimewanya? Tabungan Premium menawarkan suku bunga yang setara dengan deposito. Cukup menarik, bukan? Tapi itu belum semuanya. Nasabah juga dapat menikmati limit transaksi lewat kartu ATM dan debit yang jauh lebih besar. Bagi yang aktivitas transaksinya tinggi, fitur ini tentu jadi nilai plus yang signifikan.

Untuk membukanya pun terbilang mudah. Cukup dengan setoran awal satu juta rupiah, dengan ketentuan saldo minimum yang juga senilai satu juta. Dengan begitu, produk ini bisa menjangkau segmen yang cukup luas.

Kehadiran Tabungan Premium ini melengkapi lini produk simpanan BWS yang sudah ada. Sebelumnya, bank ini punya beragam pilihan, mulai dari Tabungan Woori Saudara, Tabungan Cerdas, sampai yang lebih spesifik seperti Tabungan K-Pop untuk penggemar musik Korea dan Tabungan Simpanan Pelajar.

Menanggapi langkah BWS, analis Panin Sekuritas Sarkia Adelia punya pandangan menarik. Menurutnya, di era sekarang, bank harus jeli melihat kebutuhan spesifik nasabah. Kompetisi tidak lagi sekadar soal siapa yang kasih bunga tertinggi.

"Bank perlu mendiversifikasi produk funding mereka dengan lebih cermat, jadi kompetisi tidak hanya melulu soal tingkat bunga yang paling atraktif saja," kata Sarkia.

Ia menekankan, nasabah masa kini sangat memperhatikan pengalaman. Mereka ingin semuanya berjalan lancar, mudah, dan aman.

"Limit transaksi besar, integrasi mobile banking, hingga keamanan kartu menjadi faktor penting yang diperhatikan," imbuhnya.

Langkah BWS ini dinilai Sarkia sangat tepat waktu. Data OJK menunjukkan, hingga Oktober 2025, dana pihak ketiga (DPK) perbankan masih tumbuh sehat. Kontribusi tabungan di dalamnya pun cukup dominan, mencapai 41,2 persen.

"Artinya, kompetisi di segmen tabungan masih tinggi sehingga fitur-fitur beyond interest rate menjadi kunci," tutur Sarkia.

Dengan memperkuat value proposition Tabungan Premium, BWS berpeluang mendongkrak DPK sekaligus kinerja bisnis transaksional. Di sisi lain, inovasi fitur ini juga jadi bagian dari strategi memperluas basis nasabah ritel mereka.

Bank dengan basis ritel yang kuat biasanya lebih tahan banting. Apalagi BWS yang masuk dalam kelompok KBMI II ini sedang gencar memperluas layanan digitalnya. Dalam konteks itu, produk seperti Tabungan Premium diperkirakan akan jadi motor penting untuk menarik nasabah baru.

Pada akhirnya, fokus pada Tabungan Premium ini sejalan dengan arah bisnis BWS yang ingin tumbuh secara stabil. Mereka tak cuma mengejar jumlah dana, tapi juga efisiensi biaya dan tentu saja, layanan yang sesuai dengan selera nasabah ritel modern.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar