Di tengah hiruk-pikuk CES 2026 di Las Vegas, CEO Nvidia Jensen Huang punya pernyataan yang cukup mengejutkan. Ia menyamakan robot AI dengan pekerja migran. Analogi ini ia kemukakan untuk menjawab kekhawatiran lama: bahwa mesin akan merebut pekerjaan manusia.
Justru sebaliknya, menurut Huang. Robot-robot itu malah akan membuka lapangan kerja baru.
"Keberadaan robot akan menciptakan lapangan kerja," tegasnya di hadapan sekitar 200 jurnalis dan analis.
Sesi yang berlangsung sekitar 90 menit di sebuah hotel itu mengungkap pandangannya yang cukup berbeda. Bagi bos perusahaan chip AI terkemuka dunia ini, robot adalah solusi atas masalah yang kian nyata: kekurangan tenaga kerja di sektor manufaktur berbagai negara.
"Kita membutuhkan lebih banyak imigran AI," ujarnya, dengan nada meyakinkan.
Artikel Terkait
Pertamina Tutup 2025 dengan Distribusi Subsidi Nyaris Sempurna, Pertamax Green Melonjak 117%
Banjir dan Longsor Sapu 22 Desa di Halmahera Utara, Akses Bantuan Terkendala
Pasar Mobil Listrik 2026: Insentif Berakhir, Perang Harga China Jadi Penyeimbang
Cici Maulina: Dari Pemain hingga Pelatih, Setia Membela Garuda Pertiwi