Rizky Pellu Resmi Pulang Kampung, Perkuat Malut United
, MALUKU – Akhirnya, teka-teki itu terjawab sudah. Rizky Pellu, mantan kapten PSM Makassar yang sempat menganggur, kini punya klub baru. Gelandang pengangkut air itu resmi diboyong Malut United di bursa transfer paruh musim Super League 2025-2026, Selasa (27/1/2026).
Bagi Pellu, ini bukan cuma sekadar pindah tim. Ini adalah momen pulang kampung. Pemain asli Maluku itu akan kembali bermain di tanah kelahirannya, membela Laskar Kie Raha.
Sejak hengkang dari PSM pada Juli 2025 lalu, nasibnya sempat menggantung. Tapi di usia 33 tahun, Malut United memberinya kepercayaan dan lembaran baru. Mereka yakin, taring sang gelandang belum tumpul.
CEO Malut United, Willem D. Nanlohy, tak menyembunyikan keyakinannya. Manajemen melihat potensi besar yang masih tersisa di diri Pellu, meski cedera sempat menghantam.
"Kami mengajak Rizky Pellu bergabung untuk membantunya mengembalikan level kebugaran. Dia masih memiliki kualitas dan potensi besar untuk bersaing di level tertinggi," tegas Willem dalam pernyataan resminya.
Klub berjanji akan mendukung penuh proses pemulihannya. Pellu sendiri merasa optimis. Di bawah pengawasan tim medis klub yang profesional, kondisinya dikatakan terus membaik dari hari ke hari.
Lalu, apa dampak kedatangannya?
Pertama, soal kepemimpinan. Malut United butuh sosok berpengalaman di lini tengah. Dengan catatan kariernya di klub-klub besar, Pellu bisa jadi mentor bagi pemain muda sekaligus pengatur ritme permainan.
Kedua, soal identitas. Sebagai putra daerah, kehadirannya jelas akan menggaet lebih banyak dukungan lokal. Branding klub di mata suporter Maluku pasti akan menguat.
Di sisi lain, langkah ini terlihat seperti investasi cerdas. Risikonya rendah, tapi potensi keuntungannya besar. Kalau Pellu bisa kembali fit 100%, Malut United dapat gelandang berkualitas tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam untuk pemain asing.
Strategi ini masuk akal melihat situasi kompetisi. Saat ini, Malut United nangkring di posisi keempat klasemen dengan 37 poin. Mereka cuma terpaut 4 poin dari Persib di atasnya. Kedalaman skuad di paruh kedua musim ini adalah kunci, terutama untuk mengejar ketertinggalan di papan atas.
Jadi, rekrutan ini memang berisiko rendah namun berpotensi tinggi. Mental juara Pellu tak diragukan lagi. Tantangannya cuma satu: seberapa cepat dia bisa mencapai kebugaran pertandingan yang optimal. Jika berhasil, dia bisa jadi senjata rahasia Laskar Kie Raha di sisa musim 2025-2026 ini.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Kokoh di Enam Besar Moto3 2026, Pembalap Asia Terbaik dengan 37 Poin
Persib Bandung Wajib Sapu Bersih Lima Laga Sisa demi Pertahankan Gelar Juara
Borneo FC Incar Puncak Klasemen BRI Super League saat Jumpa Persik Kediri
Harry Kane Cetak Rekor Baru di Liga Champions, Lewati Catatan Steven Gerrard