"Bapak Presiden meminta semaksimal mungkin ini tidak boleh lagi terjadi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan," tambah Prasetyo menegaskan.
Lalu bagaimana dengan anggarannya? Nah, soal ini Mensesneg justru menyatakan tidak ada rencana penambahan dana untuk program MBG di 2026. Alasannya sederhana: alokasi yang sudah ada dinilai cukup dan tak bermasalah.
"Kalau mengenai anggaran kan tidak ada masalah karena di dalam anggaran APBN kita tahun 2026 yang akan datang sudah dialokasikan kurang lebih Rp335 triliun untuk program makan bergizi gratis," jelasnya.
Jadi, fokusnya kini lebih pada penyempurnaan eksekusi di lapangan. Anggaran sudah besar, tinggal bagaimana caranya agar program itu berjalan mulus tanpa ada lagi laporan-laporan yang meresahkan.
Artikel Terkait
Kebijakan WFH ASN Turunkan Jumlah Penumpang LRT Jabodebek 10 Persen
Arbeloa Tegaskan Real Madrid Tak Akan Menyerah di Pengejaran Gelar La Liga
BSI Proyeksikan 83% Jamaah Haji Reguler 2026 adalah Nasabah Tabungan Haji
Tiang Listrik Keropos Ambruk di Mangga Besar, Lalu Lintas Sempat Lumpuh