"Bapak Presiden meminta semaksimal mungkin ini tidak boleh lagi terjadi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan," tambah Prasetyo menegaskan.
Lalu bagaimana dengan anggarannya? Nah, soal ini Mensesneg justru menyatakan tidak ada rencana penambahan dana untuk program MBG di 2026. Alasannya sederhana: alokasi yang sudah ada dinilai cukup dan tak bermasalah.
"Kalau mengenai anggaran kan tidak ada masalah karena di dalam anggaran APBN kita tahun 2026 yang akan datang sudah dialokasikan kurang lebih Rp335 triliun untuk program makan bergizi gratis," jelasnya.
Jadi, fokusnya kini lebih pada penyempurnaan eksekusi di lapangan. Anggaran sudah besar, tinggal bagaimana caranya agar program itu berjalan mulus tanpa ada lagi laporan-laporan yang meresahkan.
Artikel Terkait
Debut Dion Markx di Liga 1, Hodak Uji Fleksibilitas Bek Muda Persib
Lamborghini Batal Luncurkan SUV Listrik Lanzador, Beralih ke Hybrid
Warner Bros Pertimbangkan Tawaran Revisi Paramount untuk Gagalkan Akuisisi Netflix
Agrinas Klaim Hemat Rp46,5 Triliun dari Pengadaan 105 Ribu Kendaraan Operasional Koperasi