Di Hambalang, Bogor, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan penjelasan penting soal kesiapan anggaran negara. Cuaca di kawasan itu terik, tapi pernyataannya justru tentang antisipasi menghadapi hal-hal yang tak terduga: bencana. Pemerintah, kata dia, sudah menyiapkan dana darurat yang cukup besar untuk tahun 2026.
Angkanya? Cukup fantastis, antara Rp53 hingga Rp60 triliun. Dana segitu sudah dianggarkan dalam APBN 2026 nanti.
Begitu penjelasan Prasetyo, Selasa lalu.
Nah, uang sebanyak itu nantinya bakal dialokasikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Konsepnya sebagai dana siap pakai. Maksudnya, dana ini bisa langsung dicairkan dan digunakan kapan saja ketika situasi darurat bencana muncul di suatu daerah. Tanpa harus menunggu prosedur berbelit.
Jelas Prasetyo lagi.
Artikel Terkait
KPK Periksa 14 Saksi, Bongkar Dugaan Pungli Pengisian Jabatan di Pati
Remaja 15 Tahun Diduga Tewaskan Kakak Kandung dengan Palu di Kelapa Gading
BMKG Waspadakan Potensi Cuaca Ekstrem di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
156 Karyawan KEK Industropolis Batang Diberangkatkan ke China untuk Pelatihan Teknis