Suasana di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu sore itu, benar-benar panas. Persebaya Surabaya sukses menghibur puluhan ribu pendukungnya dengan kemenangan telak 4-0 atas Persijap Jepara dalam lanjutan Super League 2025/26.
Tim Bajul Ijo langsung menunjukkan niatnya sejak peluit awal. Tekanan demi tekanan mereka lancarkan, dan kerja keras itu akhirnya terbayar di menit ke-26. Francisco Rivera dilanggar di dalam kotak penalti, dan wasit tak ragu memberi titik putih.
Bruno Moreira Soares yang maju sebagai eksekutor, dengan tenang menuntaskan tugasnya. 1-0 untuk tuan rumah.
Keunggulan itu kemudian berhasil digandakan sebelas menit berselang. Sekali lagi Rivera berperan, kali ini lewat sepak pojik. Umpannya melayang sempurna ke kotak penalti, dan sundulan keras Leonardo Silva Lelis tak bisa dibendung kiper Persijap. Sorak-sorai pun kembali memecah langit Surabaya.
Di sisi lain, Persijap tampak kesulitan membangun serangan yang berarti. Barisan pertahanan mereka terus diterpa gelombang serangan pemain-pemain Persebaya yang penuh semangat.
Babak kedua berjalan dengan tempo yang sedikit lebih terkendali. Namun, Persebaya jelas belum puas. Di menit ke-80, giliran Francisco Rivera yang membobol gawang lawan. Ia menerima umpan matang dari Paulo Domingos dan melepaskan tendangan yang menuntaskan malamnya dengan sempurna.
Pukulan telak terakhir datang lima menit sebelum bubaran. Mihailo Perovic, yang masuk sebagai pemain pengganti, sukses mencatatkan namanya di papan skor. Gol keempat itu sekaligus mengunci kemenangan mutlak 4-0 untuk Persebaya.
Dari sisi komposisi pemain, pelatih Persebaya menurunkan Ernando Ari di bawah mistar gawang. Di depannya, ada nama-nama seperti Rachmat Irianto, Leo Lelis, dan Risto Mitrevski. Lini tengah diisi Raickovic dan Toni Firmansyah, sementara lini serang dipercayakan pada Bruno Moreira, Rivera, Malik Risaldi, serta Diego Mauricio.
Persijap, di lain pihak, mengandalkan Sendri Johansyah sebagai kiper. Carlos Henrique dan Alexis Gómez mengawal pertahanan, sementara di lini serang, mereka mengandalkan duet Diogo Brito dan Najeeb Yakubu.
Sayangnya, formasi itu tak cukup untuk menahan laju serangan Persebaya yang malam itu memang tampil sangat beringas. Tiga poin penuh berhasil dibawa pulang, sementara untuk Persijap, perjalanan masih panjang.
Artikel Terkait
Dewa United Gagal Saingi Persib dan Borneo, Pelatih Sebut Komposisi Skuad Awal Musim Jadi Biang Kerok
Persebaya Incar Kemenangan di Laga Pamungkas Lawan Persik untuk Amankan Posisi Empat Besar
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final Malaysia Masters 2026 Usai Dikalahkan Remaja China Hu Zhe An
Spalletti Siap Mundur dari Juventus Jika Gagal ke Liga Champions