Rosan Buka Alasan Penunjukan Luke Thomas sebagai Dirut Danantara Sumber Daya Indonesia

- Jumat, 22 Mei 2026 | 15:40 WIB
Rosan Buka Alasan Penunjukan Luke Thomas sebagai Dirut Danantara Sumber Daya Indonesia

Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga menjabat sebagai CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, akhirnya membuka alasan di balik penunjukan Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI). Keputusan itu, menurut Rosan, tidak diambil secara sembarangan melainkan melalui serangkaian pertimbangan matang yang berfokus pada rekam jejak dan kapasitas profesional sang calon.

Rosan menjelaskan bahwa pihaknya menilai Luke Thomas memiliki pengalaman kerja yang relevan dan catatan kinerja yang solid. Ia menyebutkan bahwa Luke Thomas tidak hanya pernah berkecimpung di perusahaan saham multinasional, tetapi juga memiliki pengalaman mendalam di industri pertambangan, termasuk saat menjabat sebagai direktur di PT Vale Indonesia Tbk.

“Ya kita kan melihat banyak pertimbangan juga, ini kan lebih dari track record-nya dan dia kan sangat memahami juga pengalaman sebelumnya baik di saham multinasional, di Vale dan dia pun bisa bahasa Indonesia juga,” kata Rosan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Di luar pengalaman teknis, faktor jaringan atau relasi profesional yang dimiliki Luke Thomas juga menjadi salah satu pertimbangan penting. Rosan menilai bahwa kemampuan membangun jaringan di dunia bisnis dan pertambangan menjadi nilai tambah yang tidak bisa diabaikan.

“Tapi yang paling penting justru, kita lihat pengalaman trading-nya ada, minerals-nya ada, di pimpinan di banyak perusahaan mineral,” ujar Rosan. “Jadi, dan network-nya juga baik, dan yang paling penting juga kita lihat selama ini juga di Danantara, pekerjaannya juga sangat-sangat bagus,” sambungnya.

Sebagai informasi, PT Danantara Sumber Daya Indonesia merupakan badan usaha milik negara yang dibentuk khusus untuk mengelola tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam. Penunjukan Luke Thomas sebagai direktur utama telah dikonfirmasi oleh Rosan pada Kamis (21/5/2026). Saat itu, Rosan masih enggan memperkenalkan secara resmi sosok Luke Thomas kepada publik karena pemerintah ingin terlebih dahulu mendengar masukan dari para pelaku usaha.

“Nanti. Nanti kan kita ini dulu. Tadi meeting. Nanti kita mau ini dulu, mendengarkan masukan. Nanti sore juga dari semua asosiasi, para Kadin, Apindo, asosiasi sawit APBI, batu bara, semua kita juga sekaligus sosialisasi,” ujar Rosan.

Rosan menegaskan bahwa penguatan tim di tubuh Danantara masih terus berlangsung. Ia berjanji akan menampilkan susunan tim secara lengkap dalam waktu dekat, termasuk memperlihatkan rekam jejak dan kemampuan masing-masing personel yang terlibat.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar