Gangguan operasional di emplasemen Stasiun Pasar Senen pada Jumat pagi, 22 Mei 2026, pukul 07.58 WIB, menyebabkan mayoritas Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) harus diberangkatkan lebih awal dari jadwal yang telah ditentukan. Insiden ini dipicu oleh kendala teknis yang terjadi pada lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu, sehingga memicu efek domino terhadap jadwal keberangkatan sejumlah kereta api di stasiun tersebut.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang timbul akibat gangguan ini. Ia menegaskan bahwa petugas telah melakukan penanganan intensif untuk mempercepat normalisasi operasional.
“KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Saat ini operasional secara bertahap mulai kembali normal dan sebagian besar perjalanan KA telah berhasil diberangkatkan,” ujar Franoto dalam keterangan resminya, Jumat (22/5/2026).
Sementara itu, dampak dari gangguan tersebut terlihat jelas pada sejumlah jadwal keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen. KA Serayu Pagi dengan relasi Pasar Senen–Kiaracondong, yang semula dijadwalkan berangkat pukul 09.30 WIB, misalnya, baru diperkirakan dapat diberangkatkan sekitar pukul 13.30 WIB. Keterlambatan paling signifikan tercatat pada KA Airlangga relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi yang mengalami penundaan hingga 143 menit dari jadwal aslinya pukul 11.38 WIB.
Di sisi lain, tidak semua perjalanan mengalami keterlambatan. Hingga pukul 12.00 WIB, sejumlah kereta api berhasil diberangkatkan tepat waktu, antara lain Fajar Utama Solo (pukul 05.40 WIB), Sawunggalih (pukul 06.30 WIB), Tawangjaya Premium (pukul 06.45 WIB), MURIANETWORK.COM Utama Yogyakarta (pukul 07.35 WIB), Gajahwong (pukul 07.55 WIB), dan Dharmawangsa (pukul 08.10 WIB). Satu-satunya kereta yang mengalami keterlambatan ringan adalah KA Bengawan relasi Pasar Senen–Purwosari yang berangkat pukul 09.20 WIB dengan keterlambatan 25 menit.
Untuk meminimalkan dampak lebih lanjut terhadap para penumpang, KAI Daop 1 Jakarta menerapkan sejumlah langkah antisipatif. Petugas pelayanan disiagakan di stasiun untuk memberikan informasi perjalanan secara berkala. Selain itu, perusahaan juga menyalurkan service recovery sesuai ketentuan yang berlaku bagi pelanggan yang terdampak keterlambatan.
Artikel Terkait
KAI Operasikan Rangkaian Kereta Stainless Steel New Generation di 30 Rute Lintas Jawa
Trotoar HR Rasuna Said Mulai Melebar, Guiding Block Terpasang, Target Rampung Sebelum HUT Jakarta
Kasus Ebola Dikonfirmasi di Wilayah Pemberontak Kongo, Wabah Meluas ke Kivu Selatan
Ledakan Gas di Tambora Hancurkan Satu Rumah, Seorang Lansia Dilarikan ke RS