Persebaya Surabaya enggan mengakhiri musim Liga Super 2025/2026 dengan catatan pahit. Menjelang laga pamungkas pekan ke-34 melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (23/5/2026) sore, pelatih Bernardo Tavares memasang mode serius. Ia menegaskan timnya memburu akhir yang manis sebagai kado bagi ribuan Bonek yang setia mendukung.
Pertandingan terakhir musim ini bukan sekadar formalitas bagi Persebaya. Duel kontra Persik menjadi momentum krusial untuk menutup kompetisi dengan kemenangan sekaligus mengamankan posisi empat besar klasemen akhir. Motivasi tinggi ini membuat Persik patut waspada menghadapi tuan rumah.
Bernardo Tavares meminta para pemain tetap tampil serius dan menjaga standar profesional hingga peluit akhir musim dibunyikan. Pelatih asal Portugal itu menilai laga terakhir memiliki arti besar karena akan menjadi memori terakhir yang melekat sebelum kompetisi musim depan dimulai. Karena itu, ia ingin Bruno Moreira dan kawan-kawan memberikan penampilan terbaik agar seluruh elemen tim bisa menyimpan kesan positif selama masa jeda.
“Sangat penting untuk melakukan pekerjaan kita dengan cara yang baik, mencoba untuk menang, mencoba melakukan segalanya di tingkat profesional yang baik,” ujar Bernardo Tavares, Jumat (22/5/2026).
“Karena ini adalah ‘gambar terakhir’ yang akan ada dalam ingatan kita sampai pertandingan pertama musim depan,” imbuhnya.
Menurut Bernardo, kemenangan atas Persik bukan hanya soal tambahan tiga poin. Lebih dari itu, hasil positif berkaitan dengan suasana hati dan mental tim menyambut musim baru. “Jadi jika kita ingin bahagia, kita perlu melakukan pekerjaan yang baik di sini saat latihan dan melakukan pekerjaan yang sangat baik di lapangan melawan Persik Kediri,” kata dia.
Sementara itu, Persebaya datang ke laga ini dengan modal positif setelah meraih kemenangan besar atas Semen Padang FC pada pertandingan sebelumnya. Namun Bernardo tidak ingin hasil tersebut membuat tim terlena. Ia mengingatkan bahwa Persik Kediri tetap lawan yang berbahaya dan pertandingan diprediksi berlangsung jauh lebih sulit dibanding laga sebelumnya. Fokus dan konsentrasi pemain menjadi perhatian utama tim pelatih jelang duel di Gelora Bung Tomo.
Persebaya sendiri masih memiliki motivasi besar untuk mengunci posisi empat besar klasemen akhir Super League musim ini. Tambahan tiga poin juga akan menjadi penutup sempurna di hadapan pendukung sendiri. Menjelang laga terakhir, Bernardo Tavares juga berharap dukungan penuh dari Bonek dan Bonita untuk memenuhi Stadion GBT. Ia menilai para pemain layak mendapatkan apresiasi karena sudah bekerja keras sepanjang musim meski menghadapi berbagai tantangan.
“Datanglah mendukung pemain kami karena mereka layak mendapatkannya,” pungkasnya.
Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo diprediksi kembali bergemuruh pada laga penutup musim ini. Dukungan suporter diyakini bisa menjadi tambahan energi bagi Bajul Ijo untuk menutup kompetisi dengan senyum kemenangan.
Artikel Terkait
Dewa United Gagal Saingi Persib dan Borneo, Pelatih Sebut Komposisi Skuad Awal Musim Jadi Biang Kerok
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final Malaysia Masters 2026 Usai Dikalahkan Remaja China Hu Zhe An
Spalletti Siap Mundur dari Juventus Jika Gagal ke Liga Champions
Persib Bandung di Ambang Gelar, Marc Klok Peringatkan Bahaya Terlena Jelang Hadapi Persijap