Persib Bandung di Ambang Gelar, Marc Klok Peringatkan Bahaya Terlena Jelang Hadapi Persijap

- Jumat, 22 Mei 2026 | 13:00 WIB
Persib Bandung di Ambang Gelar, Marc Klok Peringatkan Bahaya Terlena Jelang Hadapi Persijap

Persib Bandung hanya butuh satu hasil imbang untuk memastikan gelar juara BRI Super League 2025/2026. Laga penentuan itu akan dijalani saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026). Namun, di tengah situasi yang tampak menguntungkan, kapten tim Marc Klok justru mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak terlena.

Gelandang naturalisasi Timnas Indonesia itu menegaskan bahwa Persib tidak boleh bermain aman hanya demi hasil seri. Menurut Klok, timnya tetap harus turun dengan mental memburu kemenangan dan tidak memandang remeh Persijap yang tampil mengejutkan dalam beberapa laga terakhir. Di atas kertas, Persib memang lebih diunggulkan, terutama karena bermain di kandang sendiri dan memiliki performa yang jauh lebih stabil sepanjang musim dibanding lawannya. Situasi itu berpotensi membuat pemain merasa terlalu nyaman.

Namun, Klok menegaskan tidak ada ruang bagi Persib untuk bersikap terlalu percaya diri. Ia mengingatkan bahwa Persijap baru saja menahan imbang Borneo FC Samarinda, pesaing utama Persib dalam perebutan gelar juara.

“Kita semua tahu situasinya dan tidak ada ruang untuk menjadi terlalu percaya diri, tidak ada ruang untuk menjadi sombong atau apa pun. Kita hanya tahu bahwa kita harus menang, kalau itu melawan Persija atau melawan Borneo FC atau jika itu melawan Persijap, kita hanya harus menang,” kata Klok, Jumat (22/5/2026).

Pernyataan itu sekaligus menunjukkan mentalitas yang coba dibangun Persib jelang laga penentuan. Meski hasil imbang sudah cukup, Persib tetap ingin menutup musim dengan kemenangan di depan ribuan Bobotoh. Ironisnya, Persijap Jepara sempat membantu membuka jalan Persib menuju tangga juara setelah sukses menahan Borneo FC pada pekan sebelumnya. Kini, tim yang sama justru bisa menjadi penghalang terbesar Maung Bandung.

Sebab, jika Persib kalah dari Persijap dan di saat bersamaan Borneo FC mampu mengalahkan Malut United, maka gelar juara dipastikan lepas dari tangan Persib dan jatuh ke kubu Pesut Etam. Situasi itu membuat laga di GBLA diprediksi berlangsung penuh tekanan. Persib memang diunggulkan, tetapi tekanan besar justru berada di pundak tim tuan rumah yang wajib menghindari kekalahan.

Klok memastikan seluruh pemain Persib sudah sepakat untuk tampil menyerang dan memburu tiga poin sejak menit awal. Baginya, mental bermain untuk seri justru bisa menjadi bumerang dalam pertandingan sebesar ini.

“Begitulah cara kami bermain, dan begitulah cara kami bersiap, dan begitulah cara kami bertarung. Kemudian setelah pertandingan kita semua akan lihat, tetapi sebelum pertandingan kami hanya bisa berpikir tentang memenangkan pertandingan,” papar Klok.

Sikap tersebut menunjukkan Persib tidak ingin mengambil risiko dengan bermain terlalu defensif. Maung Bandung diyakini akan tetap tampil agresif demi memastikan trofi juara diraih tanpa harus bergantung pada hasil pertandingan lain. Laga melawan Persijap Jepara menjadi ujian mental terbesar Persib musim ini. Secara kualitas skuad dan pengalaman, Maung Bandung jelas lebih unggul. Namun, tekanan untuk tidak kalah justru bisa menjadi jebakan berbahaya.

Pernyataan Marc Klok menjadi sinyal penting bahwa Persib memahami ancaman tersebut. Bermain untuk hasil imbang sering kali membuat tim kehilangan identitas permainan dan lebih mudah tertekan jika lawan tampil lepas. Di sisi lain, Persijap datang tanpa beban besar dan punya modal kepercayaan diri usai menahan Borneo FC. Situasi itu membuat laga diprediksi berlangsung lebih ketat dibanding prediksi banyak orang. Jika Persib mampu menjaga fokus dan tampil dengan mental menyerang seperti yang diinginkan Klok, peluang mengangkat trofi di GBLA tetap terbuka sangat lebar.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar