Uji Publik Hoegeng Awards 2026 Ditutup, 15 Kandidat Polisi Teladan Siap Dinilai Dewan Pakar

- Jumat, 22 Mei 2026 | 15:25 WIB
Uji Publik Hoegeng Awards 2026 Ditutup, 15 Kandidat Polisi Teladan Siap Dinilai Dewan Pakar

Setelah berlangsung selama kurang lebih dua pekan, uji publik Hoegeng Awards 2026 resmi ditutup pada hari ini pukul 15.00 WIB. Selama periode tersebut, redaksi menerima beragam kesaksian dari masyarakat di berbagai daerah yang ditujukan kepada 15 kandidat polisi teladan yang telah diseleksi sebelumnya.

Uji publik yang dibuka sejak Kamis, 7 Mei 2026, menjadi wadah bagi publik untuk menyampaikan informasi terkait para kandidat. Redaksi menjamin kerahasiaan identitas setiap pembaca yang memberikan masukan, baik berupa dukungan maupun catatan kritis terhadap kinerja para calon penerima penghargaan.

Informasi yang masuk berasal dari masyarakat yang mengetahui langsung aksi para kandidat, hingga mereka yang pernah merasakan pelayanan kepolisian. Namun, perlu ditekankan bahwa sejak awal penyelenggaraan, Hoegeng Awards tidak dirancang sebagai kontes popularitas atau ajang pengumpulan dukungan sebanyak-banyaknya. Panitia dan Dewan Pakar tidak menerima segala bentuk penggalangan dukungan dalam proses uji publik ini.

Para kandidat yang masuk dalam tahap uji publik merupakan hasil seleksi Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026 dalam rapat yang digelar di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, pada Rabu, 6 Mei 2026. Dewan Pakar tahun ini terdiri dari Ketua Komisi III DPR Dr. Habiburokhman, Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Qotrunnada Wahid, Wakil Ketua Komnas HAM Putu Elvina, mantan Plt pimpinan KPK Dr. Mas Achmad Santosa, dan anggota Kompolnas Gufron Mabruri.

Sebelum ditetapkan, para kandidat telah melalui proses verifikasi yang ketat. Panitia menghubungi para pengusul dan melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan validitas setiap usulan yang masuk melalui formulir digital.

Lima kategori penghargaan disiapkan dalam ajang ini. Untuk kategori Polisi Berdedikasi, terdapat tiga nama: Aiptu Dafit Rico Dermawan yang menjabat Kasubnit II Unit 6 Satreskrim Polresta Padang, Brigpol Kamaludin selaku Bhabinkamtibmas Desa Sermong di Sumbawa Barat, NTB, serta Kombes Eko Budhi Purwono yang menjabat Dirbinmas Polda Riau.

Sementara itu, kategori Polisi Inovatif diisi oleh Aipda Frits Bidara yang bertugas sebagai Ps Kaur Ident Satreskrim Polres Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara; Kombes Christian Tobing selaku Kapolresta Sidoarjo, Jawa Timur; dan Brigadir Renita Rismayanti, anggota Divisi Hubungan Internasional Polri.

Di kategori Polisi Pelindung Perempuan, Anak, dan Kelompok Rentan, terdapat Ipda Kadek Sumerta yang menjabat Panit Reskrim Polsek Blahbatuh, Gianyar, Bali; AKP Siti Elminawati selaku Kasat Reskrim Polres Sigi, Polda Sulawesi Tengah; serta AKBP Ema Rahmawati yang bertugas di Direktorat Tindak Pidana PPA dan PPO Bareskrim Polri.

Untuk kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman, tiga kandidat yang masuk adalah Iptu Bastian Tuhuteru, Kapolsek Leksula di Buru Selatan, Maluku; Ipda Motalip Litiloly, Kasat Samapta Polres Nduga, Polda Papua; dan Bripka Hamzah Ladema, Bhabinkamtibmas Desa Sonit, Banggai Laut, Sulawesi Tengah.

Adapun kategori Polisi Berintegritas diwakili oleh Kombes Muhammad Arsal Sahban, Analis Kebijakan Madya Bidang Eksus Bareskrim Polri; Kombes Norul Hidayat, Kepala SPN Polda Bangka Belitung; serta Kombes Yimmy Kurniawan, Analis Kebijakan Madya Bidang Binkar SSDM Polri.

Hoegeng Awards sejak awal digelar dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian dari upaya memantau kinerja petugas kepolisian demi peningkatan profesionalisme Polri. Oleh karena itu, setiap masukan yang disertai data atau dokumentasi pendukung sangat diperlukan untuk mempermudah proses tindak lanjut oleh panitia.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags