Libur akhir pekan? Bagi Kementerian Haji dan Umrah, itu bukan alasan untuk tutup. Justru, kantor-kantor mereka di tingkat kabupaten dan kota sengaja tetap buka. Tujuannya jelas: mempercepat segala persiapan haji dan, yang tak kalah penting, mengakomodir jamaah yang sibuk di hari kerja biasa.
Ian Heriyawan, Dirjen Pelayanan Haji Kemenhaj, menegaskan langkah ini sebagai komitmen nyata. "Kami ingin memastikan semua tahapan berjalan tepat waktu," ujarnya. Dengan kata lain, tidak boleh ada hambatan yang memperlambat proses keberangkatan jamaah.
"Kemenhaj kabupaten/kota tetap membuka layanan di hari libur untuk mempercepat proses persiapan haji dan melayani jamaah yang tidak bisa datang pada hari kerja,"
Demikian penjelasan Ian di Jakarta, Minggu lalu. Salah satu yang sudah menjalankan adalah Kantor Kemenhaj Kabupaten Pamekasan. Di sana, jamaah bisa menyelesaikan dokumen pelunasan dan yang cukup krusial melakukan perekaman biometrik untuk visa.
Nah, soal biometrik ini memang wajib. Ian menjelaskan, prosesnya menggunakan aplikasi Saudi Visa Bio, yang datanya langsung terintegrasi dengan sistem Nusuk milik Arab Saudi. Jadi, semuanya terhubung.
Artikel Terkait
Defisit APBN 2025 Melonjak, Menkeu: Ini Langkah Sengaja untuk Jaga Ekonomi
Pemerintah Perketat Skrining Kesehatan Jemaah Haji Usai Sorotan dari Arab Saudi
APBN 2025: Defisit Melebar, Purbaya Tegaskan Langkah Jaga Ekspansi Ekonomi
Prabowo Ganjarkan Bonus Rp1 Miliar per Emas SEA Games, Total Tembus Rp465 Miliar