Beberapa bank sudah tak sabar mengeksekusi rencana ini. Ambil contoh ABN Amro asal Belanda. Bank tersebut secara terbuka mengumumkan niatnya untuk memangkas seperlima dari total stafnya sebelum tahun 2028 berakhir.
Namun begitu, fenomena ini ternyata bukan cuma masalah Eropa. Di seberang Atlantik, raksasa keuangan Goldman Sachs juga sudah memberi peringatan serupa. Nasib yang kurang lebih sama diperkirakan akan menimpa tenaga kerja perbankan di Amerika Serikat.
Jadi, ini jelas bukan sekadar isu lokal. Gelombang transformasi digital, dengan AI sebagai ujung tombaknya, mulai menunjukkan dampak nyatanya dan ribuan karyawan harus bersiap.
Artikel Terkait
Huntara Aceh Tamiang Capai 75 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Pekan
Indonesia Amankan Hotel dan Lahan Strategis di Mekkah untuk Kampung Haji
Cak Imin Anggap Candaan Prabowo Soal PKB Tak Perlu Dibesar-besarkan
Honor Rp 10 Miliar Farel hingga Status Tersangka Richard Lee: 5 Berita yang Mengguncang Selasa