Beberapa bank sudah tak sabar mengeksekusi rencana ini. Ambil contoh ABN Amro asal Belanda. Bank tersebut secara terbuka mengumumkan niatnya untuk memangkas seperlima dari total stafnya sebelum tahun 2028 berakhir.
Namun begitu, fenomena ini ternyata bukan cuma masalah Eropa. Di seberang Atlantik, raksasa keuangan Goldman Sachs juga sudah memberi peringatan serupa. Nasib yang kurang lebih sama diperkirakan akan menimpa tenaga kerja perbankan di Amerika Serikat.
Jadi, ini jelas bukan sekadar isu lokal. Gelombang transformasi digital, dengan AI sebagai ujung tombaknya, mulai menunjukkan dampak nyatanya dan ribuan karyawan harus bersiap.
Artikel Terkait
KPK Tangkap Bupati Tulungagung dalam Operasi Tangkap Tangan
Sekretaris Kabinet Kritik Inflasi Pengamat dan Data yang Keliru
Pelatih Persija Bela Shayne Pattynama Usai Kritik Pedas Pengamat
Transaksi QRIS di Luar Negeri Tumbuh 28%, ALTO Tambah 3 Negara Mitra Baru